Seorang suporter PSV yang mabuk menyebabkan pengerahan besar-besaran layanan darurat pada Kamis malam setelah pertandingan Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk (1-1) di Eindhoven. Akibat insiden di Stasiun Strijp-S itu, lalu lintas kereta sempat lumpuh total, demikian dilaporkan Eindhovens Dagblad.
Suporter tersebut disebut duduk di tepi peron sambil menunggu keretanya. Saat sebuah kereta memasuki stasiun, pria itu masih sempat menjauh dari rel tepat waktu.
Namun, bagi masinis tidak jelas apakah suporter itu benar-benar sudah aman. Karena itu, kereta langsung dihentikan, waarna alarm werd geslagen.
Polisi, pemadam kebakaran, dan layanan ambulans kemudian datang ke Stasiun Strijp-S. Petugas ProRail juga dikerahkan karena kemungkinan ada seseorang di atas atau di sekitar rel.
Layanan darurat kemudian memulai pencarian terhadap suporter yang terlibat. Setelah beberapa waktu, pria mabuk itu ditemukan.
Berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan rel, polisi dapat memastikan bahwa dialah yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Pada akhirnya dipastikan tidak ada lagi siapa pun di jalur rel.
Suporter PSV itu lolos hanya dengan peringatan keras dari polisi. Selain itu, ia menerima dua tilang, salah satunya karena mabuk di tempat umum.
Akibat situasi tersebut, lalu lintas kereta untuk sementara waktu belum bisa kembali dilanjutkan. Setelah layanan darurat memastikan rel aman, kereta yang sempat berhenti itu mendapat izin untuk melanjutkan perjalanannya.





