PSS Sleman Fans | SlemaniaSandy Mariatna/Goal Indonesia

Suporter PSS Sleman Berharap Diizinkan Pasang Spanduk Di Stadion

Kelompok suporter PSS Sleman berharap operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan izin kepada mereka untuk memasang spanduk ketika tim melakoni laga kandang di Liga 1 2021.

Dalam pertemuan antara Kemenpora, PSSI, PT LIB, dan kepolisian beberapa waktu lalu disebutkan, salah satu persyaratan agar Liga 1 dapat digulirkan adalah penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi virus Corona.

Di dalam protokol kesehatan itu disebutkan, pertandingan tidak dapat disaksikan penonton secara langsung di stadion. Bahkan, kegiatan nonton bareng (nobar) yang berpotensi menghadirkan massa juga dilarang demi memutus rantai penyebaran COVID-19.

Ketua Umum Slemania, Rengga Dian Senjaya, mengatakan, kelompok suporter ini bakal memberikan dukungan terhadap penerapan protokol kesehatan, dan telah menyampaikan komitmen untuk tidak datang ke stadion saat Liga 1 digulirkan.

Kendati demikian, Rengga berharap PT LIB memberikan kelonggaran dengan mengizinkan suporter menebar sejumlah spanduk di tribune sebagai bentuk dukungan kepada tim Super Elang Jawa yang bertanding.

PSS Sleman Fans | BCSSandy Mariatna/Goal Indonesia

“Misal nanti pertandingan digelar tanpa penonton, teman-teman di Slemania menjamin, dan janji untuk tidak datang ke stadion. Kami bisa dikondisikan untuk dapat hormati peraturan yang diberikan,” kata Rengga dilansir laman resmi klub.

“Kami berharap, walau tidak bisa datang langsung, LIB bisa mempertimbangkan untuk memberikan izin agar dapat memasang banner (spanduk) yang berisi seruan semangat di dalam stadion untuk PSS.”

Manajemen PSS telah menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada suporter melalui pertemuan secara langsung dengan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS). Pertemuan itu juga untuk mencari formula terbaik bagi suporter dalam memberikan dukungan.

Direktur utama PT Putra Sleman Sembada Marco Gracia Paulo berharap suporter legawa tidak datang ke stadion atau berkumpul. Sebab, hal ini akan berpengaruh terhadap perizinan ke depannya.

“Kompetisi kali ini tidak boleh ada penonton. Lalu apa yang bisa dikerjakan bareng-bareng antara suporter dengan klub PS Sleman supaya nantinya pemain juga merasa tetap mendapat dukungan, walaupun suporter tidak datang langsung ke stadion,” tutur Marco.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0