PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyayangkan aksi suporter Persebaya Surabaya, Bonek yang merusak Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Operator kompetisi tersebut menegaskan tidak sepatutnya hal ini terjadi.
Laga Persebaya kontra RANS Nusantara FC pada lanjuntan Liga 1 2022/23, Kamis (15/9), berakhir ricuh. Bonek yang murka karena Bajul Ijo takluk 2-1 langsung turun ke lapangan.
Akibatnya, sejumlah bagian Stadion Gelora Delta rusak. Aksi tak terpuji Bonek ini sebagai bentuk kekesalan karena kekalahan tersebut merupakan yang ketiga secara beruntun diterima Persebaya.
Sebelumnya, Persebaya ditaklukkan Bali United dengan skor 1-0 dan dihajar PSM Makassar tiga gol tanpa balas. Kini pasukan Aji Santoso tersebut menduduki peringkat 14 klasemen.
“Saya belum tahu persis terkait dengan hal itu. Kalau soal internal sendiri ya silahkan diselesaikan dengan manajemen saja,” kata direktur operasional PT LIB Sudjarno, saat dihubungi awak media.
“Kalau ada kejadian seperti ini ya sekali lagi kami sangat menyesalkan. Silakan suporter selesaikan dengan manajemen dan saya harap tidak ada tindakan-tindakan anarkis,” Sudjarno menambahkan.
Selain itu, Sudjarno mengomentari penggunaan Stadion Gelora Delta pada laga Persebaya lawan RANS Nusantara FC. Alwi Slamat dan kawan-kawan tak bisa main di kandangnya, Stadion Gelora Bung Tomo karena digunakan untuk pertandingan Grup F kualifikasi Piala Asia U-20 2023.
“Sebetulnya kepercayaan itu harus dijaga baik-baik bukan hanya untuk klub, tetapi juga untuk suporter yang hadir saat itu. Tidak mungkin kami memaksakan main di GBT karena memang dipakai untuk timnas. Itu sudah teragenda dan itu sudah jauh-jauh hari makanya Persebaya mengajukannya di Sidoarjo.”


