Lionel Messi PSGGetty / Goal

Suporter Barcelona Mau Gagalkan Transfer Lionel Messi Ke PSG

Seorang suporter sekaligus anggota Barcelona telah mengajukan pengaduan ke pengadilan Prancis dan Komisi Uni Eropa dengan tujuan menggagalkan transfer Lionel Messi ke Paris Saint-Germain, menurut Reuters.

Dalam pengaduan tersebut, yang dibagikan oleh pengacara sang suporter, Juan Branco, terdapat klaim bahwa otoritas sepakbola Prancis telah gagal menegakkan aturan Financial Fair Play (FFP) demi memuluskan ambisi PSG menjadi kekuatan baru di Eropa.

Barcelona, seperti rival mereka di La Liga, Real Madrid, sepenuhnya dimiliki oleh para anggota klub yang rutin membayar biaya langganan, mereka dikenal sebagai socios.

Regulasi FFP menyatakan bahwa ada larangan bagi klub-klub top Eropa untuk mengeluarkan biaya gaji yang melebihi total pendapatan mereka. Hal itu yang dikeluhkan fan Barca tersebut, yang menyebut bahwa kepindahan superstar berusia 34 tahun itu ke Paris akan melanggar aturan yang ada.

PSG dan operator Ligue 1 sejauh ini belum merespons gugatan yang dikonfirmasi telah diterima oleh Komisi Uni Eropa.

"Komisi sedang menilai pengaduan di bawah prosedur standar," kata seorang juru bicara mereka.

Sam Boor, seorang manajer senior di grup bisnis olahraga Deloitte, mengatakan kepada Reuters pada April kemarin bahwa UEFA secara historis mengatakan rasio upah terhadap pendapatan 70% harus menjadi batas atas yang ditargetkan klub.

Namun ia menambahkan bahwa beberapa klub besar mungkin telah melewati batasan tersebut dan bahkan tidak menutup kans telah menembus 100% dalam jangka pendek.

Messi meninggalkan Barcelona setelah klub La Liga tersebut tidak bisa mendaftarkan namanya ke operator untuk musim 2021/22 karena masalah finansial sehingga gagal memenuhi batasan gaji skuad yang telah ditetapkan.

Konsekuensinya, Blaugrana harus rela berpisah dengan superstar berusia 34 tahun asal Argentina tersebut meski telah bersama selama lebih dari dua dekade terakhir.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0