Kursi pelatih Borneo FC sedang kosong setelah Edson Tavares, tidak lagi menjabat. Gelandang Pesut Etam Sultan Samma, mengaku tak masalah siapa pun yang ditunjuk menukangi timnya.
Karier Tavares di Borneo FC terbilang singkat. Sosok asal Brasil tersebut baru menukangi klub asal Samarinda tersebut pada awal musim ini setelah di musim lalu membesut Persija Jakarta.
"Siapa saja pelatihnya harus didukung. Saya yakin semua punya tujuan yang sama memajukan Borneo FC," ucap Samma dikutip dari laman resmi klub.
Pesepakbola berusia 34 tahun tersebut mengaku antusias Liga 1 musim ini dilanjutkan. Ia bertekad memberikan seluruh kemampuan terbaiknya agar Borneo FC dapat memetik poin penuh dalam setiap laga.
Dijadwalkan Liga 1 diputar pada 1 Oktober mendatang. Kepastian ini didapatkan setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa pekan lalu.
Saat Liga 1 dilanjutkan, Borneo FC tak bisa menggunakan Stadion Segiri, Samarinda. Hal tersebut karena PT LIB dan PSSI memutuskan seluruh pertandingan digelar di Pulau Jawa.
Borneo FCKlub yang bukan berasal dari Pulau Jawa ditempatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sekitarnya. Borneo FC pun memilih Stadion Maguwoharjo, untuk menjamu lawan yang dihadapi.
Semua pertandingan dilaksanakan tanpa kehadiran penonton. Langkah ini untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona ketika pertandingan kasta teratas nasional dimainkan.
"Semua pemain bertanding demi kemenangan. Selalu ada rasa bangga dan puas kalau bisa mengalahkan lawan," ucap eks Bali United tersebut.
Borneo FC berencana memulai persiapan pada 24 Agustus mendatang. Sebelum menggelar latihan pemain dan ofisial wajib menjalani tes kesehatan untuk memastikan tidak ada yang terpapar virus corona.
"Latihan nanti akan sangat penting. Kami tidak boleh bersantai. Hasil yang baik hanya didapat dengan berlatih yang rajin," ujarnya.
Sebelum Liga 1 dihentikan Borneo FC sudah memainkan tiga pertandingan. Hasilnya, pasukan Diego Michiels dan kawan-kawan meraih dua kemenangan dan satu kekalahan, sehingga menduduki peringkat tiga dengan koleksi enam poin.


