Stuttgart mengungkapkan bahwa Silas Wamangituka, yang merupakan topskor mereka pada musim 2020/21, telah bermain dengan identitas palsu.
Sang striker memulai kariernya di Republik Demokratik Kongo sebelum pindah ke klub kecil Prancis, Ales pada 2017 dan direkrut oleh klub Ligue 2, Paris FC setahun kemudian.
Stuttgart lalu menggaet Silas ke Jerman pada 2019, mengontraknya selama lima tahun, namun kini klub Bundesliga itu telah mengungkapkan rincian yang membuktikan bahwa dokumen transfernya dipalsukan.
Melalui sebuah pernyataan, Stuttgart mengonfirmasi bahwa nama asli sang pemain adalah Silas Katompa Mvumpa dan kelahiran tahun 1998 bukan 1992, yang berarti saat ini berusia 22 tahun.
Klub telah berjanji untuk mendukung Silas setelah pengakuannya bahwa seorang mantan agen dari Belgia mengubah data pribadinya usai merebut akses rekening bank dan paspornya.
Penyerang asal Kongo itu sudah mengungkapkan kejujurannya, mengatakan bahwa sebelum ini tidak bisa melakukannya karena takut akan membahayakan keselamatan keluarganya.
"Saya telah hidup dalam ketakutan terus-menerus selama beberapa tahun terakhir dan saya juga sangat khawatir tentang keluarga saya di Kongo. Langkah yang sulit bagi saya untuk mengungkapkan cerita saya," kata Silas.
"Saya hanya berani melakukan ini dengan dukungan dari konsultan baru saya. Saya menyadari bahwa saya tidak perlu takut lagi dan bahwa kita dapat menempatkan semuanya di atas meja bersama-sama."
"Saya tidak akan berani mengambil langkah ini jika Stuttgart, tim saya, dan VfB tidak menjadi rumah kedua bagi saya di mana saya merasa aman. Hari ini saya sangat lega, dan saya berharap saya juga dapat mendorong pemain lain yang telah memiliki pengalaman serupa dengan agen."
"Saya sangat berterima kasih kepada VfB Stuttgart atas semua kepercayaan dan dukungan yang mereka tunjukkan selama ini."
Silas memainkan 58 pertandingan di semua kompetisi bersama Stuttgart selama dua musim terakhir dan mencetak 21 gol.
Sebelas dari total golnya tercipta di Bundesliga musim 2020/21 ketika ia membantu Stuttgart finis di urutan kesembilan di klasemen selain juga mencatatkan 13 assist.


