OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Sevilla mencatatkan salah satu comeback terbaik musim ini ketika berhasil menutup laga kontra Liverpool dengan skor 3-3 dalam lanjutan fase grup Liga Champions di Ramon Sanchez Pizjuan.
Padahal, The Reds sempat memimpin 3-0 selepas menutup babak pertama, namun tuan rumah bangkit di babak kedua dan secara dramatis mampu mengejar defisit tiga gol sekaligus.
Dua gol Roberto Firmino dan aksi Sadio Mane seakan mudah bagi Liverpool untuk menyegel tiga angka. Hanya saja, sepasang gol balasan Ben Yedder dan usaha menit akhir Guido Pizarro memaksa skor menjadi sama kuat.
"Seperti Nonton Anak-Anak Bermain!" – Jamie Carragher & Rio Ferdinand Kecam Liverpool
Memang tidak ada trofi yang diperebutkan di laga tersebut, kendati demikian usaha keras para penggawa Sevilla seakan mengingatkan Liverpool terhadap apa yang pernah mereka lakukan di final Liga Champions 2004/05 silam.
Saat itu, raksasa Liga Primer Inggris juga tertinggal tiga gol tanpa balas di babak pertama lawan AC Milan sebelum membalas secara luar biasa di babak kedua, memaksakan hasil 3-3 dan berbalik menang lewat drama adu penalti.
Dan Ben Yedder, tak kuasa untuk menunjukkan rasa antusias besarnya dengan mereferensikan kerja keras Sevilla seperti momen 'Keajaiban Istanbul' yang pernah dilakukan Liverpool pada 12 silam.




