LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Kapasitas Wilfried Yessoh sebagai striker PSMS Medan mulai diragukan setelah pemain asal Pantai Gading ini tidak menyumbangkan satu pun gol di tiga pertandingan awal Liga 1 2018.
Yessoh sudah tampil selama 270 menit bersama PSMS. Bahkan, pemain berusia 26 tahun ini gagal mengeksekusi penalti ketika dikalahkan Bhayangkara FC 2-1 pada pekan kedua. Namun Yessoh tak mau pusing memikirkan hal itu, dan tidak ingin menjadikannya sebagai beban.
“Sejujurnya, saya tidak mau merasa tertekan. Inilah sepakbola. Saya seorang penyerang, dan tentu saja mau mencetak gol. Saya ingin menolong tim ini untuk menang, tapi apa boleh buat, momen itu belum datang. Saya tidak mau memaksakan diri,” kata Yessoh.
“Jika kalian melihat pertandingan, tentu kalian tahu jika saya berusaha keras. Saya tidak ingin tertekan dengan hal ini. Saya akan terus berlatih keras, dan berusaha konsentrasi. Saya juga berdoa kepada Tuhan agar memberi saya keberuntungan mencetak gol.”
“Kami akan berusaha lebih baik, termasuk bagaimana mengalahkan PSIS. Saya tidak tahu bagaimana PSIS. Tapi kami bisa memenangkan pertandingan lawan Persija, jadi kami akan berusaha untuk mengalahkan mereka.”
Sementara itu, asisten pelatih Muhammad Yusuf Prasetyo mengatakan, Yessoh tidak hanya berperan mencetak gol. Menurut Yusuf, Yessoh bisa menjadi pengumpan bagi rekan-rekannya, termasuk ketika memberikan assist untuk Suhandi.
“Memang tiga pertandingan belum cetak gol, tapi pertandingan terakhir dia bagus sekali. Bagaimana pergerakan dia. Waktu dia enggak cetak gol penalti, dia juga main bagus. Suha cetak gol dari dia,” ucap Yusuf.
Jajaran pelatih kini mulai mempersiapkan diri menghadapi PSIS. Menurut Yusuf, pelatih Djadjang Nurdjaman telah memberikan materi yang harus dilakukan untuk meladeni PSIS.
“Program dari coach Djanur [sapaan Djadjang] sudah diberikan. Dua hari besok sudah bicara strategi. Sebelum head coach pergi, kami sudah sama-sama lihat bagaimana PSIS main. Jadi saat menyerang dan bertahan, kami sudah sepakat harus bagaimana yang dibuat,” beber Yoyok, sapaan Yusuf. (gk-71)
