LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Belum tajamnya lini depan PSMS Medan membuat pelatih, Djadjang Nurdjaman, menambah amunisi baru. Satu pemain naturalisasi merapat ke Stadion Mini Kebun Bunga, Selasa (4/3) petang. Dia adalah Charles Oben Njonk Orock, pemain asal Kamerun yang sudah mendapatkan paspor Warga Negara Indonesia.
Orock merupakan mantan striker Martapura FC. Dia juga sempat mengikuti trial di Persela Lamongan pada awal musim ini. Orock yang baru terlihat tiba di Mess Kebun Bunga, Selasa (4/3), pukul 16.20 WIB, terlihat langsung mengganti pakaiannya dan ikut bergabung dalam latihan skuat PSMS. Dia berkenalan dengan skuat PSMS dan langsung ikut bergabung latihan.
Striker berusia 35 tahun ini mengatakan dirinya belum sempat beristirahat dan langsung ikut latihan. "Saya baru datang dari Jakarta, jadi belum ada tidur langsung ikut latihan. Sebelumnya, saya sudah hampir kontrak dengan Persela tapi ada miss komunikasi dengan agen saya," ujar Orock.
"Fans di sini cukup fanatik, saya sangat suka. Cukup bagus untuk moral pemain," kata pemain yang sudah 13 tahun di Indonesia ini.
Sementara itu, Djadjang belum mau banyak bicara soal performa pemain seleksi tersebut. Jadi tidaknya Orock bergabung akan ditentukan, Rabu (4/4). Mengingat, batas akhir pendaftaran pemain adalah, 5 April nanti.
"Kami memang sejak dulu mencari pemain berposisi di lini depan. Saya tidak tahu kemampuan Orock seperti apa, tapi ada informasi Orock yang sudah naturalisasi mau ikut seleksi," ujar pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Jelang penutupan transfer pemain, Djanur menjelaskan tak menampik soal kemungkinan bakal ada penambahan pemain baru. "Nama lain, masih ada kemungkinan sebelum penutupan. Besok atau Kamis (hadir). Memang persoalan kami di lini depan yang belum bisa berkreasi dan belum tajam," timpalnya.
Sementara soal persiapan lawan Persija, Djanur mengatakan masih belum bisa menurunkan skuat yang komplet. "Persiapan lawan Persija kami punya waktu latihan tiga kali. Hari ini, besok, dan Kamis. Hari ini intensitasnya agak naik karena kami coba mereka-reka kemungkinan pemain alternatif kalau tidak bisa. Antoni (Putro Nugroho) belum bisa, Ucil (Fredyan) masih belum bisa nendang atau lari, masih jogging. Saya pastikan mereka belum bisa," beber Djanur.(gk-71)

