Striker muda Chelsea Armando Broja menjelaskan alasan kenapa dirinya memilih Albania ketimbang Inggris jelang pertemuan kedua tim di kualifikasi Piala Dunia 2022, Minggu (28/3).
Broja, yang saat ini dipinjamkan ke Vitesse di Belanda, tampil untuk skuad Edoardo Reja pada Kamis (25/3), ketika tim memulai dengan kemenangan di kualifikasi Piala Dunia dengan mengalahkan Andorra 1-0.
Meski terlahir di Slough, pemain berusia 19 tahun itu menjelaskan alasannya memilih tanah yang menjadi tempat kelahiran kedua orang tuanya.
"Ini adalah keputusan yang besar, tentu saja, ketika Anda memilih negara tempat Anda bermain," ujar Broja kepada Goal.
"Saya melakukannya karena saya memiliki darah Albania dalam diri saya. Saya orang Albania, kedua orang tua saya juga Albania, jadi ini adalah keputusan yang mudah."
"Saya pikir saya akan membuat orang-orang di sana bangga dan membuat orang tua saya juga bangga. Saya ingin mengangkat Albania sebagai negara untuk membawa kami ke Piala Dunia atau Euro. Itu adalah hal terbesar untuk mereka."
"Jika kami berhasil lolos ke Piala Dunia, itu akan menjadi gila dan kami akan membuat sejarah. Kami belum pernah sampai di sana sebelumnya, jadi Anda tahu itu akan menjadi sesuatu yang gila sebagai sebuah negara."
"Orang tua saya Albania, saya Albania, dan saya punya banyak keluarga di Albania. Saya berkunjung ke sana setiap tahun, jadi itu benar-benar bagian besar dalam hidup saya."
Broja memiliki caps di level yunior bersama timnas Albania, untuk U-19 dan U-21, dengan mencetak delapan gol dari delapan pertandingan.
Catatan itu membantu kariernya di Chelsea, menariknya keluar dari keterpurukan setelah dia kehilangan kepercayaan diri dengan pindah ke tim U-18.


