Luis Suarez Barcelona 2016-17Getty

Striker Anyar Atletico Madrid Luis Suarez: Sangat Berat Tinggalkan Barcelona

Luis Suarez mengaku sudah tahu kalau dirinya tidak diinginkan oleh pelatih baru Barcelona Ronald Koeman. Ia pun merasa sangat berat untuk menyudahi karier suksesnya di Camp Nou yang sudah terbentang sejak 2014.

Hal ini diungkapkan Suarez setelah meresmikan kepindahannya ke Atletico Madrid senilai €6 juta. Ia meninggalkan kenangan manis di Camp Nou dengan deretan trofi, termasuk empat gelar La Liga Spanyol dan satu trofi Liga Champions, serta sumbangsih 198 gol dari 283 laga.

Sayang, srtiker veteran Uruguay tersebut dipandang sebagai surplus oleh Koeman, yang akan melakukan perombakan setelah kampanye mengecewakan Barca di musim 2019/20.

Momen indah bersama Barcelona tersebut kini harus ditutup. Dalam jumpa pers saat mengonfirmasi kepergiannya dari Barca, Kamis (24/9), Suarez tak bisa menyembunyikan perasaan emosionalnya.

"Rasanya sangat berat untuk mengucapkan selamat tinggal, tapi saya sangat bersyukur karena klub ini telah percaya pada saya di tengah rumitnya keadaan saya waktu saya tiba di sini," kata Suarez, merujuk pada kasus gigitannya terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014.

"Rekan setim saya selalu fantastis dan mereka tahu terhadap pengorbanan saya di sini. Saya bangga bisa pergi dengan cara seperti ini.

"Bermain di sini adalah impian yang menjadi kenyataan dan saya tidak menyangka bisa mencapai seperti sekarang, karena di Barcelona Anda harus konsisten berada di level tertinggi."

"Ada banyak memori indah. Yang terbaik tentu saja saat memenangkan gelar La Liga untuk pertama kalinya, menjuarai Liga Champions, mencetak gol demi gol, dan bermain bersama rekan setim yang mungkin dulu hanya saya kenal lewat PlayStation. Saya sungguh menikmatinya."

Luis Suarez BarcelonaGetty Images

Kini, Suarez akan membuka lembaran barunya di Wanda Metropolitano bersama Atletico arahan Diego Simeone. "Saya menerima keputusan ini. Saya harus mengubah pikiran saya dan fokus dengan tantangan baru," sambungnya.

"Satu bulan terakhir ini sungguh gila. Banyak hal-hal tidak benar tentang saya dipublikasikan dan itu membuat saya marah. Semua orang tahu tentang persahabatan saya dengan [Lionel] Messi. Selama enam tahun terakhir, kami memiliki hubungan yang spesial dengannya. Saya sangat bangga."

"Saya sudah tahu keputusan Koeman ini karena saya sudah diperingatkan sebelumnya. Saya bisa menerimanya meski saya masih punya kontrak. Ini terasa ironis."

"Setelah itu, saya menerima banyak panggilan telepon dan tawaran, tapi saya merasa masih bisa berkompetisi di level La Liga melawan Barcelona dan Real Madrid. Saya masih ingin mencetak gol dan bermain di level tertinggi."

"Terkadang perubahan seperti ini terjadi. Dalam hal ini, saya tidak diinginkan pelatih. Sekarang saya pergi. Tugas saya di sini sudah selesai." 

Iklan
0