Striker Arema FC Was-Was Main Di Tengah Pandemi Virus Corona

Terakhir diperbarui
Abi Yazid / Goal

Kendati menyambut gembira bergulirnya kembali Liga 1 2020 pada Oktober, ujung tombak Arema FC Kushedya Hari Yudo mengaku tetap was-was bermain di tengah pandemi virus Corona.

Angka kasus pandemi belum memperlihatkan angka penurunan hingga saat ini, dan jumlahnya cenderung mengalami kenaikan. Kasus pandemi juga diperkirakan belum melandai pada Oktober.

Kushedya senang Liga 1 kembali dilanjutkan setelah terhenti selama empat bulan. Di sisi lain, ia mengakui kondisi pandemi yang tinggi membuat dirinya tetap merasa khawatir, karena berpotensi tertular. Apalagi ia tetap pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga.

“Ngeri juga bermain di tengah pandemi, karena kita kan kontak dengan pemain lain di lapangan. Ini membuat kami jadi pikir-pikir dekat-dekat dengan keluarga saat pulang ke rumah dari lapangan,” kata Kushedya dinukil laman Wearemania.

“Tidak mungkin juga tidak kontak fisik saat bermain bola, termasuk saat melakukan selebrasi gol, pasti otomatis bersentuhan, itu refleks. Kami bermain sepakbola saat berebut juga bersentuhan, tidak mungkin menjaga jarak satu meter. Namun, kontak fisik itu kami minimalisasi.”

Kushedya berkaca dari sejumlah negara yang telah menggulirkan kompetisi, tidak jarang pemain dari klub tertentu terpapar virus Corona, walau sudah menjalani protokol kesehatan yang diterapkan masing-masing pemerintah.

Kushedya menambahkan, demi keselamatan keluarganya, ia akan menjalani protokol kesehatan dengan serius. Pemain berusia 27 tahun itu berusaha meminimalisasi sentuhan dengan keluarga ketika sampai di rumah.

“Pokoknya setelah beraktivitas di luar rumah, misal bermain sepakbola, sampai rumah baju kotor langsung dicuci, lalu mandi yang bersih,” ucap Kushedya.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Penerapan protokol kesehatan juga akan dilakukan penggawa Arema lainnya. Dedik Setiawan mengimbau agar masyarakat Malang Raya dapat berperan aktif dalam menekan angka penyebaran virus. Bila hal itu dilakukan, peluang Arema bermain di Malang terbuka lebar.

“Saya mengajak semuanya untuk mengikuti aturan protokol kesehatan dari pemerintah. Toh ini sementara saja, tidak mungkin akan selamanya seperti ini. Jadi, ikuti saja, saling menjaga, dan menjaga kebersihan dan kesehatan,” kata Dedik.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!