Presiden Inter Milan, Steven Zhang mengatakan bahwa rencana pembangunan stadion baru harus menjadi prioritas klubnya agar tetap kompetitif.
Nerazzurri baru memutus dahaga prestasi mereka yang bertahan selama satu dekade dengan merengkuh Scudetto Serie A musim 2020/21 di bawah asuhan Antonio Conte.
Hanya saja, kesuksesan mereka menjadi juara tidaklah membantu finansial klub, yang justru kabarnya tengah mengalami krisis keuangan yang tak lepas karena guncangan pandemi COVID-19 yang menerpa Suning Group selaku pemilik Inter.
Salah satu beban pengeluaran klub yang memberatkan Inter adalah ongkos sewa stadion, khususnya di tengah pandemi dengan laga-laga digelar tanpa penonton sehingga membangun stadion baru kini menjadi kebutuhan utama.
Perlu diketahui, Inter bersama dengan AC Milan harus membayar biaya sewa kepada pemerintah kota Milan atas hak penggunaan stadion San Siro, yang sudah dijalani Inter sejak 1947.
Juventus bisa menjadi percontohan setelah sukses mendominasi panggung sepakbola Italia sebagai juara selama sembilan tahun terakhir, berkat fondasi kuat finansial mereka.
Memang belum banyak klub Italia yang memiliki stadion sendiri. Selain Juventus, baru Sassuolo, Atalanta dan Udinese yang berhak mengelola stadion mereka secara mandiri.
"Kami sudah banyak berinvestasi di klub, baik dalam hal uang dan mental energi untuk memenangi trofi," kata Zhang kepada Sky Sport Italia.
"Sebuah klub seperti Inter harus kompetitif atau di jalur kemenangan. Trofi ini membuktikan bahwa kami sudah melakukan suatu hal yang penting."
"Sangat penting untuk membangun stadion baru, struktur inovatif untuk klub yang bisa menawarkan banyak servis dan pengalaman berbeda untuk fans."
"Tanpa itu [stadion baru], kami akan terus tertinggal dari klub lain yang sudah memberikan struktur yang baik untuk para penggemar," tutup sang presiden asal Tiongkok.


