Mantan manajer Celtic Neil Lennon memperingatkan Rangers untuk tidak berharap banyak pada manajer baru mereka, Steven Gerrard . Menurutnya, Gerrard tidak akan mengubah peruntungan Rangers secara instan.
Gerrard, legenda Liverpool dan ikon sepakbola modern Inggris, mengawali karier kepelatihannya dengan membesut Rangers di musim ini. Tugasnya di Ibrox Stadium tidak mudah. Di tengah upaya Rangers untuk bangkit pasca krisis finansial, ia dituntut untuk menipiskan gap yang menganga lebar dengan sang rival abadi, Celtic.
Dalam dua laga pembuka Liga Primer Skotlandia 2018/19, Rangers mampu mendulang empat poin. Ini membawa mereka duduk di urutan ketiga klasemen sementara, tertinggal dua poin dari pemuncak tabel Hearts, namun unggul satu poin dari Celtic.
Optimisme mulai bermunculan di antara fans Rangers, yang merasa yakin bahwa Gerrard adalah sosok penyelamat klub. Namun Lennon tidak terlalu yakin dengannya.
"Terlalu dini untuk mengatakan bahwa Celtic dan Rangers akan kembali menjadi dua tim terkuat [di Skotlandia]," kata Lennon, yang pernah tiga kali membawa Celtic juara SPL.
"Tentu saja ada peningkatan di Rangers. Mereka juga telah berinvestasi, sesuatu yang tidak dilakukan Celtic, Hearts, maupun Aberdeen di musim ini. Tapi bagi saya, hal itu bukanlah sesuatu yang signifikan."

"Saya pikir, Celtic masih akan menjadi juara liga. Apakah jarak kedua tim akan menipis? Kita nantikan. Rangers favorit kuat untuk finis kedua."
"Saya tidak yakin dengan euforia ini [penunjukan Gerrard]. Memang ada histeria massal, tak hanya di Skotlandia tetapi juga di Inggris dan tempat lain. Tapi ketika Anda duduk dan melihat laga, Anda akan bergumam, 'Hmmm... Tidak begitu meyakinkan'," pungkasnya.
Gerrard akan segera melakoni derbi Old Firm pertamanya pada 2 September mendatang di Parkhead. Laga ini bisa menjadi momen baginya untuk membungkam para peragu seperti Lennon.
Goal Indonesia