Raheem Sterling Manchester City 2019-20Getty Images

Raheem Sterling: Anggota Keluarga Saya Meninggal Karena Virus Corona

Bintang Manchester City, Raheem Sterling mengatakan bahwa beberapa anggota keluarganya meninggal dunia karena virus corona, di tengah wacana melanjutkan Liga Primer Inggris musim ini.

Kemungkinan untuk menggelar kembali kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut mendapat dorongan dari pemerintah yang mengatakan aktivitas olahraga profesional bisa kembali setidaknya mulai 1 Juni.

Sejauh ini Liga Primer terus mencari solusi yang pas untuk bisa menuntaskan kampanye musim 2019/20 dengan beberapa di antaranya adalah menggelar laga tanpa penonton dan di tempat netral.

Hanya saja, sejumlah pesepakbola menyuarakan kekhawatiran atas masalah kesehatan apabila kembali beraksi, termasuk Sterling.

"Saya tahu situasinya serius ketika sepakbola dihentikan," kata Sterling melalui kanal YouTube miliknya.

"Saya tidak mengatakan sepakbola adalah hal yang paling penting di dunia, tapi ketika sebuah gelaran sepakbola atau Liga Primer dihentikan maka Anda menyadari ada masalah besar, ini belum pernah saya lihat sebelumnya."

"Dari saat kami para pemain diberitahu bahwa kompetisi berhenti, saya tahu ini sangat serius. Saya punya teman yang neneknya meninggal, saya juga punya anggota keluarga yang meninggal. Anda harus bijaksana dan berhati-hati menjaga diri dan semua orang yang ada di sekitar Anda."

Sterling masih sangat was-was menyikapi kabar segera kembalinya Liga Primer musim ini dan berharap situasinya benar-benar aman saat diharuskan bermain lagi.

"Momen ketika kita kembali seharusnya menjadi momen di mana bukan hanya untuk alasan sepakbola, aman atau tidak bagi kami para pemain, namun juga seluruh staf medis dan wasit," tegasnya.

"Saya tidak tahu bagaimana cara kerjanya, tapi saya merasa begitu ada kepastian rasa aman bagi orang-orang dan para pemain dan kesehatan terus diawasi, maka itulah waktu yang tepat untuk kembali."

"Jika belum aman, saya... bagaimana, ya... bukannya takut tapi hati-hati dan memikirkan hal terburuk apa yang bisa terjadi."

"Di saat bersamaan, saya menantikan kembali beraksi dan benar-benar ingin kembali tapi semoga semua baik-baik saja ketika kami bermain lagi."

Iklan
0