2022-10-24-milan-stefano-pioli(C)Getty images

Stefano Pioli Wajibkan Pemain AC Milan Lakukan 'Video Call' Selama Piala Dunia

Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengungkapman telah menerapkan aturan kepada para pemain yang memperkuat negaranya masing-masing di Piala Dunia 2022 untuk melakukan panggilan video selepas pertandingan.

Setidaknya ada tujuh pemain Milan yang tampil di Piala Dunia, yakni Olivier Giroud dan Theo Hernandez dii Prancis, Rafael Leao (Portugal), Simon Kjaer (Denmark), Sergino Dest (AS), Fode Ballo-Toure (Senegal), dan Charles De Ketelaere (Belgia).

Dari tujuh nama itu, hanya tiga pemain yang masih berlaga bersama negaranya, yakni Giroud, Hernandez, dan Leao. Menurut Pioli, aturan wajib video call diterapkan agar ia mengetahui perkembangan sang pemain setiap saat.

“Saya memberi aturan kepada para pemain yang berada di Piala Dunia. Mereka harus menelepon saya di setiap akhir pertandingan untuk memberi tahu bagaimana keadaan mereka,” ujar Pioli kepada Sky Sports Italia dikutip laman Football Italia.

Berdasarkan hasil video call, Pioli menilai Giroud sedang memperlihatkan performa terbaik. Sejauh ini, Giroud telah menyumbangkan tiga gol untuk Prancis, dan penampilan bagus juga diperlihatkan Hernandez.

“Saya pikir Oli berada pada momen psikofisik yang optimal. Dia mempunyai antusiasme yang besar untuk Piala Dunia, dan terbukti menjadi pemain hebat. Saya merasa senang, dan juga untuk Theo. Saya harap mereka terus seperti ini,” kata Pioli.

“Saya baru saja melakukan panggilan video dengan dia untuk memahami kedalaman dan kemampuannya. Dia selalu membuat dampak besar, tidak hanya dengan gol. Dia memberikan segenap harinya setiap hari.”

“Dia pemain bertekad besar, dia memiliki semua karakteristik penting untuk menjadi seorang pemimpin. Apa lebih baik dia tersingkir sekarang? Saya pikir jauh lebih mudah untuk melatih pemain yang puas daripada memulihkan (mental) mereka.”

Hal yang sama berlaku buat Leao. Hingga saat ini Leao baru sekali menjebol gawang lawan. Menurut Pioli, Leao merupakan sosok pemain yang bisa menempati banyak posisi.

“Portugal memiliki skuad yang bagus, saya tidak membahas menit bermain. Saya pikir dia masih harus melakukan lompatan untuk menjadi juara. Itu tergantung strategi permainan. Kalau satu lawan satu, dia sulit diadang. Tapi ada kalanya dia berada di tengah, dan terkadang terlalu dalam,” beber Pioli.

“Dia bisa bermain di mana saja. Saya pikir dia bisa menjadi lebih menentukan di area lawan. Namun, kita berbicara tentang pemain yang memiliki bakat, mereka harus memiliki kebebasan di 30 meter terakhir.”

Iklan
0