Pelatih AC Milan Stefano Pioli memprediksi Rossoneri membutuhkan lebih dari 86 poin untuk mempertahankan gelar juara Serie A, mengingat Napoli sedang memperlihatkan performa apik pada musim ini.
Milan saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan nilai 33, terpaut delapan angka dari Napoli yang menempati posisi puncak. Napoli juga sampai sekarang masih menyandang status sebagai satu-satunya tim yang belum menelan kekalahan di musim 2022/23.
Pioli tidak ingin patah arang melihat perbedaan antara Milan dan Napoli. Menurutnya, Milan masih mempunyai peluang untuk merengkuh trofi kedua kalinya berturut-turut. Pada musim lalu, Milan tampil sebagai juara setelah mengumpulkan 86 poin.
“Tentu saja kami harus berpikir masih bisa memenangkan gelar. Jika Napoli terus seperti ini, mereka akan mendapatkan lebih dari 100 poin, jadi kami harus memberi selamat kepada mereka,” kata Pioli dalam wawancaranya dengan Mediaset dikutip laman Football Italia.
“Saat ini, kami seharusnya hanya memikirkan tentang mendapatkan banyak poin. Tahun lalu kami membutuhkan 86, musim ini bisa lebih. Masih ada 69 poin yang tersedia, dan itu banyak. Kami harus percaya kami bisa melakukannya.”
Dalam kesempatan yang sama, Pioli juga mengungkapkan dirinya tidak pernah menyangka Milan akan tampil sebagai juara musim lalu. Hal itu disebabkan Milan cenderung berinvestasi ke pemain muda.
Pelatih berusia 57 tahun itu memperkirakan Milan baru bisa terwujud pada musim berikutnya. Tak heran bila Pioloi menganggap 2022 sebagai tahun penuh kepuasan.
“Jelas kami mencapai target prestisius ini sebelum kami berpikir [bisa mewujudkannnya], karena klub ingin berinvestasi pada pemain muda, jadi kami memperkirakan bisa juara di masa mendatang,” kata Pioli.
“Di sisi lain, kami berhasil melakukannya lebih cepat, dan jelas 2022 adalah tahun yang penuh kepuasan buat kami semua.”
Milan akan kembali melanjutkan Serie A pada 4 Januari melawan Salernitana di Stadion Arechi. Januari juga menjadi bulan yang sibuk bagi Milan, karena mereka akan memulai laga perdana Coppa Italia 2022/23, serta duel Supercoppa melawan Inter pada 18 Januari.




