Pelatih Stefano Pioli berharap AC Milan tidak berjumpa sesama klub Serie A Italia pada pertandingan perempat-final Liga Champions setelah menunggu 11 tahun untuk mencapai hasil bagus di turnamen ini.
Milan melangkah ke perempat-final dengan menyingkirkan wakil Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur lewat kemenangan agregat 1-0. Mereka kini menunggu hasil drawing yang direncanakan berlangsung pada 17 Maret.
Sampai saat ini, dua klub Italia lainnya, Inter Milan dan Napoli, masih mempunyai peluang untuk lolos ke perempat-final. Inter bermodalkan kemenangan 1-0 untuk menghadapi tuan rumah Porto di leg kedua 16 Besar pada pekan depan.
Sedangkan Napoli mengantongi modal kemenangan 2-0 dari duel melawan Eintracht Frankfurt di leg pertama. Pada pertemuan kedua, giliran Napoli yang menjamu klub Jerman tersebut.
“Sepakbola Italia sedang berkembang. Saya berharap kami tidak akan menghadapi klub-klub Serie A di perempat-final,” ujar Pioli dikutip laman Football Italia.
“Milan sudah bertahun-tahun tidak bermain di Liga Champions, dan kami lebih banyak berjuang musim lalu. Kami memiliki lebih banyak pengalaman sekarang. Kami menghadapi tantangan ini dengan semangat yang tepat.”
Terakhir kali Milan mampu menjadi kampiun Liga Champions adalah pada musim 2006/07. Hanya saja, Pioli tidak ingin terlalu memasang target tinggi, dan lebih menatap laga demi laga. Kendati demikian, Pioli tidak memungkiri dirinya juga ingin merasakan gelar juara di benua Eropa.
“Sungguh luar biasa bermain di Liga Champions, memuaskan, dan penting bagi Milan. Jadi apakah kami memenangkannya, itu tidak akan mudah. Tapi saya suka berpikir tidak ada yang mustahil dalam olahraga,” ujar Pioli.
“Jelas nanti hanya yang terbaik di Eropa yang tersisa, dan setiap fase menjadi lebih sulit. Walau begitu, saya yakin semua pengalaman di Eropa, terutama yang negatif, membantu kami untuk naik level. Sekarang kami harus percaya diri di perempat-final.”
