Stefano Cugurra - Bali UnitedBali United

Stefano Cugurra Sebut Duo Brasil Lee Man FC Bikin Bali United Babak Belur

Pelatih Bali United Stefano Cugurra menyebutkan dua pemain asal Brasil menjadi malapetaka bagi tim besutannya ketika digasak Lee Man FC 5-1 dalam pertandingan babak pendahuluan play-off Liga Champions Asia (LCA), Rabu (16/8) malam WIB, di Stadion Hong Kong.

Bali United sebetulnya memiliki pengalaman dan jam terbang lebih tinggi dibandingkan Lee Man yang baru kali ini merasakan LCA. Namun mereka dibuat tidak berkutik untuk mengadang gempuran tim tuan rumah.

Pelatih Lee Man, Tsang Chiu Tat, menurunkan tiga penyerang sekaligus, yakni Henri Anier, serta duo Brasil Everton Camargo dan Gli Martins. Camargo dan Martins lebih berperan menjadi penyuplai bola bagi Anier sambil sesekali muncul sebagai second striker.

Skema ini membuat barisan belakang Bali United kedodoran. Kecepatan Camargo dan Martins sulit diimbangi pemain bertahan tim tamu, sehingga gawang Adilson Maringa harus kebobolan lima gol.

“Pertandingan berlangsung ketat. Tetapi dua wingers asal Brasil tampil sangat bagus. Mereka memberikan ancaman serangan, dan juga bertahan. Saya pikir tim tuan rumah tampil dengan kualitas lebih baik dari kami,” ujar Teco, sapaan Cugurra dilansir laman resmi klub.

Teco pun meminta pemain agar tidak larut dengan kesedihan setelah mereka kembali gagal mendapatkan hasil positif di babak kualifikasi pendahuluan. Pemain diminta fokus untuk menghadapi lanjutan Liga 1.

Berbeda dibandingkan di kompetisi Asia, Bali United memperoleh hasil positif saat berlaga di kompetisi domestik. Mereka mendulang empat kemenangan, dan dua kali imbang dalam enam laga terakhir.

“Kami akan mulai fokus kembali di Liga 1, karena jadwal terdekat akan menghadapi Persis Solo di kompetisi di Indonesia,” imbuh Teco.

Penggawa Bali United langsung bertolak ke Pulau Dewata, Kamis (17/8) pagi WIB, dan selanjutnya mempersiapkan diri menghadapi Persis di Stadion Manahan selang tiga hari kemudian dalam matchday kesembilan Liga 1.

Iklan
0