LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI SURABAYA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, berjanji membenahi infrastruktur Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) setelah mendapatkan kepastian Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Stadion GBT memang menjadi salah satu dari sepuluh stadion yang diajukan sebagai venue.
Penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dilakukan dalam pertemuan Dewan FIFA di Shanghai, Tiongkok (24/10), dengan mengalahkan Peru dan Brasil. Dalam kesempatan tersebut, sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, hadir untuk mendengarkan langsung pengumuman dari presiden FIFA, Gianni Infantino.
"Saya akan siapkan semuanya, misalnya fiber optik di Gelora Bung Tomo, beberapa lapangan pendukung yang setengah jam tak jauh dari lapangan utama, maupun tempat penginapan. Insya Allah akan kami siapkan," ucap Risma.
"Enam bulan cukup untuk pembenahan, terutama untuk lapangan pendukung. Sementara kursi single seat awal tahun nanti akan kami lelang. Saat evaluasi (FIFA) nanti, kami sudah siapkan single seat," tambahnya.
Meski tak akan menjadi orang nomor satu saat Piala Dunia berlangsung, Risma menginginkan Surabaya tak sekadar sebagai tuan rumah kejuaraan Piala Dunia U-20. Namun juga sebagai venue final dan itu membutuhkan pembenahan menyeluruh.
"Saya akan menghadap menteri PUPR untuk membantu percepatan akses ini, termasuk PT Pelindo untuk fly over. Karena dari fly over aksesnya melewati sekitar TPA (Tempat Pembuangan Sampah), kemudian masuk ke stadion. Di Seoul saja dekat TPA tidak apa-apa. Sekarang saja tidak bau. Apalagi nanti setelah diresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah," paparnya.
Terakhir, dirinya berharap suporter bisa lebih dewasa saat menyaksikan langsung pertandingan di stadion. Risma berharap Surabaya menjadi contoh bagi kota lain.
"Tapi nanti jangan ada yang bawa flare kemudian batu. Pertandingan di sini bukan hanya membawa nama Surabaya, namun juga Negara Indonesia. Jangan sampai orang mengira tidak mengerti aturan. Kita buktikan, bahwa penonton mengerti aturan, sopan dan ramah," pungkasnya.(gk-62)
