Bruno de Carvalho Sporting Lissabon 14122016Getty Images

Sporting CP Depak Presiden Eksentrik

Sporting CP akan kehilangan Bruno de Carvalho sebagai presiden, yang memutuskan mundur dari jabatannya setelah munculnya mosi tidak percaya dari pendukung.

Rapat umum klub Portugal tersebut yang digelar pada Sabtu (23/6) kemarin dihadiri sebanyak 9,400 anggota dan mayoritas 71 persen suara menginginkan Carvalho mundur.

Carvalho, yang terpilih sebagai presiden pada 2013 dan 2017, belakangan ini menjadi sorotan atas hubungan buruknya dengan para pemain yang berujung pada aksi penyerangan fans ke kompleks latihan tim pada Mei lalu.

Sembilan pemain, termasuk penggawa internasional Portugal, Rui Patricio, William Carvalho, Bruno Fernandes dan Gelson Martins memilih hengkang dari klub dengan memutus kontrak mereka.

Melalui laman Facebook miliknya, Carvalho menyebut hasil rapat klub sebagai "kecurangan terbesar yang pernah dijumpainya" dan mengklaim ada kelompok tertentu yang bermain di belakang layar. Meski begitu, ia akan mematuhi putusan akhir klub.

"Bagi saya, ini sudah berakhir. Saya bisa menuntut rapat umum ini atas segala hasil ilegal yang ada. Tapi saya tak akan melakukan itu... Sungguh rasa tak tahu terima kasih dan perlakuan tak adil," ujarnya.

Sporting untuk sementara ini akan dipimpin oleh komite manajemen khusus hingga proses pemilihan presiden anyar digelar pada 8 September.

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Emre Can Ungkap Alasan Terbesarnya Gabung Juventus
2.Makna Selebrasi Kontroversial Granit Xhaka & Xherdan Shaqiri
3.Cesc Fabregas Pertanyakan Gol Cristiano Ronaldo
4.Persipura Jayapura Pecat Peter Butler
5.Emre Can & Transfer Gratis Juventus Era Beppe Marotta
Footer Banner Piala Dunia 2018
Iklan
0