Cristiano Ronaldo Candreva Juventus Inter Serie AGetty

Butuh Keputusan Tak Populer Dalam Menentukan Nasib Kelanjutan Serie A Musim Ini

Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora mengatakan bersikap sangat hati-hati adalah hal paling tidak populer yang perlu dilakukan dalam menyikabi kelanjutan nasib Serie A akibat virus corona.

Serie A ditangguhkan tanpa batas waktu pada Maret lalu menyusul adanya wabah COVID-19 dan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) telah menyatakan bahwa musim 2019/20 tidak akan dilanjutkan kembali sampai ada jaminan kesehatan dan keselamatan bagi semua pihak yang terlibat.

Spadafora sendiri berhadap 4 Mei bisa menjadi tanggal bagi klub-klub Serie A untuk kembali memulai aktivitas latihan, dengan sejauh ini batasan lockdown yang berlaku di Italia masih berjalan sampai 3 Mei.

Sempat muncul laporan bahwa tujuh klub, termasuk Torino dan Sampdoria, menolah untuk melanjutkan kampanye musim ini, sementara yang lainnya diberitakan bersedia meneruskan kompetisi yang terakhir dipuncaki oleh Juventus dengan keunggulan satu poin atas Lazio setelah 26 pertandingan.

Spadafora memberikan kabar terkini melalui laman Facebook miliknya, Rabu (23/4): "Saya juga penggemar sepakbola yang rindu menonton tim beraksi."

"Saya sebelumnya menunggu Euro musim panas ini dengan antusiasme besar, namun turnamen tersebut ditangguhkan, bersama dengan Olimpiade, Giro d'Italia [balapan sepeda] dan semua kompetisi olahraga di negara kami."

"Ini sangat mengecewakan, dalam rasa sakit yang jauh lebih kuat dari tragedi yang mengguncang bangsa ini, Eropa dan seluruh dunia."

"Saya dapat meyakinkan Anda bahwa mempertahankan pendekatan yang mementingkan kebijaksanaan saat ini adalah hal paling tidak populer yang bisa saya lakukan, namun kami memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memastikan seluruh negara dan dunia olahraga dapat melalui situasi darurat ini sesegera mungkin."

"Ada banyak hal yang harus dilindungi, para pekerja yang mengalami kesulitan finansial dan pantas mendapat pertimbangan tepat. Saya bertemu dengan FIGC hari ini, serta juga dengan 19 presiden dari berbagai organisasi olahraga yang juga perlu mendapat perhatian."

"Saya akan melakukan segalanya agar memastikan bahwa dalam setiap keputusan pemerintah yang akan datang, kami memasukkan semua peraturan yang menjamin dunia olahraga dan para pekerjanya sehingga tidak ada satu klub, organisasi atau orang-orang yang kehilangan pekerjaan mereka.

Italia sangat terguncang oleh COVID-19, dengan lebih dari 25.000 angka kematian sejauh ini, meski belakangan jumlah kasus positif terus menurun.

Iklan
0