Everton tengah melakukan investigasi dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min dalam laga imbang 1-1 lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (3/11).
Son, 27, diusir keluar lapangan oleh wasit Martin Atkinson setelah melakukan tekel horor terhadap Andre Gomes. Sang gelandang Everton kemudian berbenturan dengan Serge Aurier dan langsung mengalami cedera dislokasi tulang kaki kanannya.
Baik Aurier dan Son sama-sama merasa tertekan karena aksi mereka menyebabkan Gomes mengalami cedera parah, dan Son bahkan meninggalkan lapangan sambil menangis. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pemain asal Korea Selatan itu menjadi sasaran rasisme dari penonton yang hadir di Goodison Park.
Sebuah pernyataan resmi dari Everton menyebutkan: "Everton sedang menyelidiki dugaan insiden perilaku rasisme dari seorang pendukung yang menghadiri laga hari ini lawan Tottenham."
The Sun"Everton dengan keras mengutuk segala bentuk rasisme. Perilaku seperti itu tidak memiliki tempat di dalam stadion, klub, komunitas atau pertandingan kami."
Spurs unggul terlebih dahulu melalui gol kedua Dele Alli di Liga Primer musim ini, namun mereka harus bermain dengan sepuluh orang sebelum Everton menyamakan skor lewat aksi Cenk Tosun beberapa saat jelang laga berakhir.
Kedua pencetak gol juga sama-sama terpukul dengan cedera yang dialami Gomes, dan Alli mengatakan selepas pertandingan bahwa Son sangat bersedih di ruang ganti.
Mauricio Pochettino juga mengungkapkan bahwa bek kanan Everton, Seamus Coleman mengunjungi ruang ganti Spurs untuk menghibur Son.




