Ole Gunnar Solskjaer mengklaim Manchester United masih merupakan klub yang lebih besar dari tetangga mereka, Manchester City.
United, yang akan memperbarui rivalitas dengan City dalam Derbi Manchester pada Minggu (8/12) dini hari, di masa lalu pernah meraih 13 titel Liga Primer Inggris dalam 20 tahun. Namun sekarang, mereka menatap tahun ketujuh tanpa sekali pun menjadi kampiun di Inggris, sejak mereka mengalami masa transisi buruk sepeninggal Sir Alex Ferguson sebagai manajer pada 2013.
City, sebaliknya kini menjelma sebagai kekuatan baru, dengan dua kali menjadi juara bertahan dan meraih empat dari delapan titel Liga Primer terakhir. Meski musim 2019/20 ini pasukan Pep Guardiola tertinggal 11 poin dari pimpinan klasemen Liverpool, mereka tetap diakui sebagai tim dengan salah satu penampilan terbaik dan favorit memenangkan Liga Champions.
Namun, ketika Solskjaer ditanya apakah masih menganggap United sebagai klub yang lebih besar, ia menjawab: "Ya."
Solskjaer, yang saat ini melihat United tertahan di posisi keenam dengan selisih 11 poin dari rival dan delapan dari zona Liga Champions, tetap meyakini bahwa United pada akhirnya akan mampu memperbaiki situasi.
"Dengan reputasi klub kami, maka kami harus menjembatani kesenjangan yang ada, dan tujuan kami adalah melewati tim-tim yang ada di atas kami," katanya.
"Saya percaya itulah yang harus kami capai, yang harus kami perjuangkan dan percayai, karena kami memang memiliki sumber daya untuk melakukannya. Kami memiliki orang-orang untuk bisa melakukan itu, jadi mengapa tidak?"
"Selama kami menuju ke arah yang benar dan sampai di sana, yang kami lakukan akan menjadi hari yang sangat baik."
Sang manajer asal Norwegia juga menolak anggapan bahwa kekuatan belanja pemain City mutlak mengkerdilkan United.
"Saya tidak setuju," lanjutnya. "Apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan menyerah? Tidak menantang mereka? Itulah yang harus kami kembalikan."




