Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengakui The Red Devils tampil buruk, namun ia senang karena timnya tidak menyerah ketika bermain imbang 3-3 kontra Sheffield United di Bramall Lane, Minggu (25/11).
Permainan United tidak berkembang di babak pertama. Mereka harus tertinggal pada menit ke-19 setelah tembakan John Fleck membuahkan hasil.
Solskjaer mengakui dirinya marah di jeda pertandingan, namun mood-nya tidak meningkat ketika menyaksikan timnya kembali tertinggal pada menit ke-52 akibat gol Lys Mousset.
Pelatih asal Norwegia itu mulai tersenyum ketika timnya mampu mencetak tiga gol dalam waktu tujuh menit, yakni lewat aksi Brandon Williams, Mason Greenwood, dan Marcus Rashford, masing-masing pada menit ke-72, 77, dan 79.
Kemenangan keenam dalam tujuh pertandingan terakhir Solskjaer buyar setelah Oliver McBurnie mencetak gol penyama kedudukan di pengujung laga.
Meksi begitu, Solskjaer yakin para pemainnya bisa mengambil pelajaran yang positif dari pertandingan ini.
"Ini adalah performa yang sangat buruk. Saya teringat ke Everton pada musim lalu--tim itu menyerah dan tim ini tidak. Jadi, ketika kami membalikkan situasi, itu adalah respons yang bagus untuk didapatkan dari para pemain," ujar Solskjaer usai pertandingan.
"Kami bermain buruk di babak pertama. Kami tidak memenangkan tantangan, kami tidak yang pertama meraih bola, kami tidak berpegang pada apa yang kami rencanakan. Saya bisa mengubah semua pemain di jeda pertandingan, kecuali David [De Gea] karena ia menjaga kami."
"Anda tidak melihat mereka menyerah, tapi tahun lalu kami melakukannya. Hari ini, kami tidak menyerah. Meski sebagian besar dari pertandingan ini adalah negatif dan kami kecewa dengan itu, tapi perasaan utamanya adalah positif karena ada karakter untuk tetap di sana dan mengubah situasi."
"Saya marah, kecewa di jeda pertandingan. Saya harus membangunkan mereka. Kami harus melakukannya di babak kedua. Kami kurang tekad di babak pertama dan mereka memilikinya. Anda harus mendapatkan hak untuk memenangkan pertandingan dan kami tidak memiliki hak untuk memenangkan laga setelah 70 menit."
"Tapi, anak-anak akan mengambil pelajaran dari menit ke-71 hingga 90, atau setiap kali mencetak gol. Anda harus ingat kalau pemain-pemain ini masih muda. Gol pertama memberi mereka keyakinan."




