Ajax hampir pasti akan mendapatkan Sofyan Amrabat, tetapi menurut Algemeen Dagblad ia awalnya ingin kembali ke Real Betis. Pemain asal Maroko itu tidak bersedia menunggu hingga hari terakhir bursa transfer, memutus kontraknya dengan Fenerbahçe, dan memilih Ajax. Matteo Moretto menulis bahwa ada juga minat serius dari Atlético Madrid.
Fabrizio Romano mengabarkan bahwa Amrabat telah memutus kontraknya dengan Fenerbahçe, meski menurut De Telegraaf hal itu masih belum terjadi. Namun, sudah ada kesepakatan lisan. Semua tanda pun mengarah pada gelandang bertahan asal Huizen itu yang segera berkiprah di Johan Cruijff ArenA.
Menurut Algemeen Dagblad, Amrabat juga bisa saja memilih tawaran menggiurkan dari Timur Tengah, tetapi sebenarnya ia ingin kembali ke Sevilla. Pelatih Betis Manuel Pellegrini sangat menginginkan Amrabat, tetapi karena adanya ‘kesulitan’ di klub dan keinginan Amrabat untuk tidak menunggu hingga saat terakhir, kerja sama kembali itu tidak terwujud.
Ketika menjadi jelas bahwa Betis bukan lagi sebuah opsi, ia memutus kontraknya dengan Fenerbahçe untuk memungkinkan kepindahan bebas transfernya ke Amsterdam.
Menurut Moretto, Atlético juga mengincar Amrabat. “Dalam beberapa hari terakhir, sebuah klub Spanyol, tepatnya Atlético de Madrid, melakukan kontak penting terkait gelandang Maroko itu, tetapi dalam beberapa jam terakhir Ajax mempercepat negosiasi untuk menuntaskan kesepakatan.”
Dengan demikian, pelatih Míchel Sánchez tinggal selangkah lagi menyambut gelandang bertahan yang diinginkannya di lapangan latihan. Pelatih asal Spanyol itu sejauh ini terutama memilih Youri Regeer di posisi ‘6’.
Amrabat menembus panggung sepakbola Belanda bersama FC Utrecht dan berkembang lewat Feyenoord, Club Brugge, Fiorentina, Manchester United, Fenerbahçe, dan Betis menjadi pesepakbola yang dikenal secara internasional. Di Piala Dunia 2022 di Qatar, ia menjadi bagian krusial dari tim yang untuk pertama kalinya membawa negara Afrika ke semifinal Piala Dunia.

