Fabio Capello mengaku muak melihat cara AC Milan memperlakukan Zvonimir Boban dan Paolo Maldini.
Boban dan Maldini sama-sama bermain di bawah komando Capello di era 1990an, mereka merajai Serie A Italia sebanyak empat kali yang dipercantik satu trofi Liga Champions 1994.
Musim panas tahun lalu Boban ditunjuk sebagai kepala sepakbola klub, sementara Maldini menempati posisi direktur teknik seiring ambisi tim mengembalikan kejayaan.
Akan tetapi pada Maret lalu Boban meletakkan jabatannya seiring kabar Milan yang sedang memburu Ralf Rangnick, sementara Maldini diklaim bakal mengikuti jejak legenda Kroasia tersebut mengingat pelatih asal Jerman itu meminta otoritas yang lebih besar di San Siro.
Situasi tersebut dianggap sebagai kurangnya rasa hormat dari Milan terhadap para legenda klub dan Capello mengaku akan mundur seperti Boban jika berada pada posisi tersebut.
"Melihat cara Boban dan Maldini diperlakukan seperti itu membuat saya muak. Sebagai direktur, mereka telah memperlihatkan ketulusan seperti di era mereka bermain. Saya akan melakukan apa yang telah dilakukan oleh Boban dan sama sekali tidak bersedia mengenakan jersey. Harga diri di atas segalanya," kata Capello pada Corriere dello Sport.
Mantan bos Real Madrid dan timnas Inggris itu juga menyentil kapten Juventus Giorgio Chiellini yang merendahkan mantan rekan setimnya di buku autobiografi yang melahirkan kontroversi di Italia.
Capello tidak terkesan dengan apa yang diperlihatkan oleh bek tengah veteran tersebut dengan mengaku sering mendapat tawaran untuk menulis buku namun selalu ditolaknya.
"Saya sering diminta menulis buku. Saya bahkan disodorkan sejumlah uang yang menggiurkan," ujarnya.
"Saya tidak suka membaca hal-hal tertentu. Bagi saya sepakbola adalah untuk dimainkan, bukan untuk diceritakan."


