Manajer Erik ten Hag menegaskan dirinya enggan membicarakan saga transfer Frenkie de Jong, dan hanya ingin membahas tentang pemain yang dikontrak Manchester United.
Sebelumnya, Ten Hag disebut sangat berhasrat reuni dengan bekas anak didiknya di Ajax Amsterdam itu. Man United memang telah menempatkan de Jong ke dalam daftar prioritas transfer di musim panas ini, dan sudah berupaya keras mendatangkannya selama dua bulan terakhir.
Di lain sisi, Barcelona terkesan bermain tarik-ulur mengenai masa depan De Jong. Setelah sempat dikabarkan ingin dijual untuk mengurangi beban finansial klub, De Jong belakang dinyatakan tidak dilepas.
Ten Hag mengatakan, ia tidak tertarik untuk membicarakan saga transfer De Jong. Menurut juru taktik asal Belanda ini, membicarakan pemain yang tidak ada dalam tim besutannya bukan menjadi kebiasannya.
“Saya tidak bisa [bicara tentang De Jong]. Saya tidak membicarakan pemain yang tidak terikat kontrak dengan Manchester United,” tegas Ten Hag dalam wawancaranya dengan Sky Sports.
Pria berusia 52 tahun ini mengutarakan, Man United terus bekerja keras untuk melengkapi skuad sebelum bursa transfer ditutup. Hanya saja, Man United tidak asal dalam memilih pemain.
“Kami tahu apa yang kami inginkan. Ini bukan cuma tentang mengontrak pemain, tetapi mengontrak pemain yang tepat. Jadi kami merencanakannya secara hati-hati, kami bekerja keras untuk mendapatkan pemain yang tepat untuk membangun tim yang bagus, dan bisa memenangkan pertandingan,” beber Ten Hag.
Transfer De Jong memang menjadi saga tersendiri di bursa transfer musim panas tahun ini. De Jong dikabarkan menolak Man United, mengingat Setan Merah tidak berlaga di Liga Champions.
Menurut berbagai laporan, Man United siap menawarkan kontrak masif senilai £450 ribu per pekan bagi de Jong, yang berarti nilai itu sama dengan yang didapatkannya di Camp Nou. Nominal ini juga akan membuat de Jong jadi pemain dengan upah tertinggi di Liga Primer Inggris.
Tak hanya itu. Man United juga dikabarkan siap membayarkan gaji yang ditunggak Barca pada de Jong selama tiga tahun terakhir sebesar £17 juta, atau sekitar Rp254 miliar.




