Pep Guardiola Man City 2023-24Getty

Soal 'Quadruple', Pep Guardiola Tak Sepakat Dengan Pemain Manchester City

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengingatkan para pemain agar tidak memikirkan untuk menyapu bersih semua gelar yang tersedia pada musim ini, dan fokus menghadapi laga di depan mata.

City sukses meraih treble pada musim lalu dengan tampil sebagai kampiun Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Liga Champions. Piala Liga Inggris menjadi satu-satunya trofi yang lepas dari jangkauan City, karena direbut tim satu kota, Manchester United.

Phil Foden mengutarakan, para pemain kini menatap quadruple setelah sukses dengan treble. Selain itu, City juga berusaha mendapatkan trofi Piala Dunia Antarklub untuk melengkapi Piala Super Eropa yang sudah mereka raih.

Kendati demikian, Guardiola tak sepakat dengan para pemmainnya. Menurut Guardiola, terlalu dini untuk membicarakan qudruple di awal musim, karena perjalanan mereka masih panjang.

Apalagi City akan menghadapi Newcastle United, Kamis (28/9) dini hari WIB, di Stadion St James Park pada pertandingan babak ketiga Piala Liga Inggris. Newcastle merupakan finalis kompetisi ini pada musim lalu.

“Phil masih sangat muda, Anda akan memahaminya seiring berjalannya waktu. Sungguh menyenangkan memiliki ambisi, namun saya katakan kepada para pemain, ambisi tersebut harus ada pada pertandingan berikutnya,” ujar Guardiola dikutip laman Manchester Evening news.

“Pada bulan Mei, jika Anda masih mengikuti kompetisi, Anda dapat memikirkannya. Namun memikirkannya sekarang pada akhir September merupakan sebuah kesalahan.”

Guardiola mengatakan, City mempunyai tantangan tersendiri dalam mempertahankan standar permainan mereka. Menurut Guardiola, mental tidak memberikan pengaruh dalam mempertahankan standar, tetapi jadwal pertandingan akibat banyaknya kompetisi.

“Anda tidak bisa berlatih. Kami memiliki sedikit orang, tapi kami sudah terbiasa. Musim-musim sebelumnya sama saja. Kami punya dua pertandingan lagi, karena ada Piala Dunia Antarklub, namun sisanya sama saja,” ucap Guardiola.

“Saya kira masalahnya bukan pada mental, karena semua yang pemain inginkan adalah berjuang meraih gelar. Masalahnya adalah kurang istirahat, terutama secara mental, ini masalahnya. Dengan Liga Champions yang lebih panjang, lebih banyak tim, inilah yang terjadi.”

Iklan
0