Pelatih AC Milan Stefano Pioli menyatakan daya dobrak Rossoneri akan lebih berbahaya dengan kehadiran Samuel Chukwueze, karena mempunyai banyak pilihan di sektor sayap.
Chukwueze menjadi salah satu rekrutan terbaru Milan setelah diumumkan kemarin. Pemain yang kerap disebut sebagai Arjen Robben Nigeria ini mempunyai daya jelajah yang bagus di sektor kanan.
Pioli mengatakan, ia sudah berdiskusi dengan Chukwueze mengenai taktik yang dia inginkan di musim 2023/24. Menurut Pioli, Chukwueze dapat memaksimalkan sektor sayap Milan.
“Kami telah berbicara satu sama lain beberapa kali. Kami memang sedang mencari pemain dengan karakteristik ini,” ujar Pioli dikutip laman Football Italia.
“Dia cepat, teknis, kuat dalam satu lawan satu, dan dia bisa jauh naik menyerang. Dia pemain sayap yang lengkap buat saya. Tetapi sampai saya belum berlatih bersama dia, saya tidak tahu.”
Kehadiran Chukwueze membuat Pioli menyiapkan skema permainan agresif yang juga akan melibatkan Rafael Leao dan Christian Pulisic. Dari ketiga pemain tersebut, Pulisic akan mempunyai peran lebih besar.
“Setelah set-piece, mereka (Pulisic dan Leao) bertukar di sayap. Kami mempunyai Leao, yang sangat kuat di kiri, Chukwueze sangat kuat di kanan, dan Pulisic yang bisa bermain dengan sangat baik di mana saja,” beber Pioli.
“Persaingan sangat penting, karena itu memberi kami keadaan terbaik menyambut musim baru. Pertandingan berikutnya akan sangat sulit. Setiap pertandingan memberi tahu kami sesuatu, kami berharap bisa memulai musim dengan kondisi terbaik.”
Sedangkan mengenai performa Ruben Loftus-Cheek yang dimainkan saat bermain imbang 2-2 melawan Juventus dalam laga pramusim, Pioli menilai penampilan eks penggawa Chelsea ini tidak mengecewakan.
“Dia dan Pulisic baru bergabung dengan tim selama beberapa hari, tetapi mereka memiliki fitur yang cocok satu sama lain,” kata Pioli.
“Saya senang dengan cara mereka bergerak. Mereka butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Mereka adalah pemain matang yang bagaimanapun bisa mengubah lawan, liga, dan rekan satu tim. Tentu saja banyak hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik.”


