Sinisa Mihajlovic - BolognaGetty

Sinisa Mihajlovic: Anulir Gol Karena Hidung & Bahu Wajib Diubah!

Pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic, menyerukan penyempurnaan aturan off-side, meski ia bukan dalam posisi kontra dalam penggunaan VAR.

Mihajlovic merasa gol tetap harus disahkan dalam kondisi hidung dan bahu satu pemain melebihi pemain terakhir lawan.

Di sisi lain, pelatih asal Serbia itu pun memaklumi bahwa setiap elemen sepakbola pada era modern mau tidak mau harus beradaptasi dengan VAR.

Terdekat, Bologna akan menghadapi AC Milan pada giornata ke-34 Serie A Italia di San Siro, Minggu (19/7) pukul 02:45 dini hari WIB.

"Saya pikir saya perlu lebih banyak toleransi, karena begitulah pertunjukan sekarang berlangsung,” ucap Miha dalam sesi jumpa pers pralaga.

“Menganulir gol karena hidung atau bahu Anda tertangkap VAR melebihi [pemain terakhir lawan] sepertinya berlebihan, bahkan jika aturannya jelas.”

“Menurut saya, itu harus diubah. [Bagian tubuh] Anda harus berjarak lebih dari itu untuk dianggap offside. Tetapi, satu hal baik dari penerapan VAR adalah terkait keputusan ‘off-side’.”

“VAR memberikan sinyal, bahkan untuk selisih jarak satu milimeter. Ini sering terjadi pada laga kami, baik kepada kami atau lawan. Kami harus beradaptasi, tetapi saya berharap akan ada kejelasan aturan pada masa depan,” pungkasnya.

Adapun berdasarkan IFAB [International Football Association Board] Laws of the Game nomor 11 tentang off-side, semua anggota tubuh [yang melebihi pemain terakhir lawan] terhitung off-side kecuali tangan.

Beberapa bulan lalu, Arsene Wenger selaku Kepala Pengembangan Sepakbola Global FIFA mengatakan bahwa aturan off-side bisa diubah dengan sejumlah penyesuaian.

Menurut Wenger, satu pemain akan dianggap on-side andai bagian dari tubuh mereka yang bisa digunakan mencetak gol, setidaknya sejajar dengan pemain terakhir lawan, meski bagian tubuhnya yang lain ada di depan.

Wacana Wenger tersebut pun didukung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Iklan