Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengungkapkan Milan Skriniar tidak perlu meminta maaf atas kartu merah yang diterimanya ketika dikalahkan Empoli 1-0, Selasa (24/1) dini hari WIB.
Inter dipaksa menelan kekalahan selepas menjuarai Piala Super Italia. Di laga melawan Empoli, Inter harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-40 setelah Skriniar diganjar kartu kuning keduanya.
“Tentu saja tidak [perlu minta maaf]. Dia membuat dua kesalahan yang mesti saya evaluasi. Saya tidak ingin membicarakan tentang wasit,” tegas Inzaghi dalam wawancaranya dengan DAZN.
Kartu merah yang diterima Skriniar ini membuat pemain asal Slowakia tersebut mendapat kritikan dari fans Nerazzurri. Mereka mengaitkan hal itu dengan rumor kepergiannya ke Paris Saint-Germain.
Klub tajir Prancis itu tertarik untuk meminang pemain belakang tersebut dengan nilai €20 juta. Apalagi sang agen juga menyatakan Skriniar tidak akan memperpanjang kontraknya yang selesai di akhir musim 2022/23.
Kartu merah seperti menjadi pertanda perpisahan bagi Skriniar sebelum bursa transfer ditutup, karena ia akan absen di laga berikutya. Kendati demikian, Inzaghi menyatakan pihak klub masih berupaya untuk melakukan negosiasi dengan sang pemain.
“Skriniar adalah seorang profesional teladan yang selalu berlatih dan bermain dengan cara terbaik. Sekarang dia ada dalam situasi fifty-fifty, dan ini yang tidak membantu dia dan kami. Tetapi klub berusaha menyelesaikan situasi ini, dan begitu juga dengan pemain penting lainnya,” tutur Inzaghi.
Di lain sisi, Inzaghi mengakui kekalahan dari Empoli sangat menyakitkan. Hasil itu diperoleh di saat Inter menuntaskan seluruh pertandingan putaran pertama. Menurut Inzaghi, mereka harus bisa lebih baik di sisa musim.
“Kekalahan sangat menyakitkan, apalagi di hadapan fans kami. Kami menutup putaran pertama dengan 37 poin, dan disertai sejumlah penyesalan. Kami harus bisa melakukan yang lebih baik lagi di putaran kedua,” imbuh Inzaghi.




