Simone Inzaghi InterGetty

Simone Inzaghi: Kekalahan Inter Milan Selalu Jadi Berita

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menegaskan tim besutannya sudah berada di jalur yang benar, dan mereka siap mendulang tiga angka saat bertandang ke markas AC Milan dalam Derby della Madonnina di Stadion San Siro, Sabtu (3/9) malam WIB.

Menjelang derbi ini, Inter memiliki koleksi poin yang cukup bagus dibandingkan Milan. Mereka unggul satu angka dari rival satu kotanya tersebut. Situasi ini dianggap menjadi modal bagus bagi Inter.

Kendati demikian, kritikan tetap ditujukan kepada Nerazzurri, terutama setelah dikalahkan Lazio 3-1 di Roma. Menurut Simone, performa anak asuhnya terus mengalami peningkatan.

“Banyak pembicaraan tentang kekalahan kami di Roma. Kami adalah Inter, dan kekalahan kami selalu menjadi berita. Dalam empat pertandingan kami telah mengumpulkan sembilan poin, dan kami berada di posisi ketiga,” kata Inzaghi dilansir laman resmi klub.

“Kondisi kami dapat meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Kami memiliki struktur pemain penting. Karena itu, semakin banyak bertanding, kami akan semakin baik. Kami akan berusaha meningkatkan diri di setiap sesi latihan, dan di setiap pertandingan.”

Tak heran bila Inzaghi menganggap Derby della Madonnina sangat penting. Apalagi Inter belum pernah menelan kekalahan di kandang Milan sejak April 2018, meski pada musim lalu harus merelakan gelar Scudetto dirayakan Milan dan suporternya, setelah mereka bersaing sangat ketat hingga laga akhir. Milan menjadi kampiun dengan keunggulan dua poin.

“Kita tahu apa yang akan terjadi di setiap derbi, baik untuk klub maupun suporter. Tim sampai di sana dengan baik, mereka telah pulih secara mental dan fisik,” kata Inzaghi.

“Tahun lalu kami memainkan empat derbi, dan yang terakhir kami memenangkannya dengan skor 3-0, dan itu memungkinkan kami untuk memenangkan trofi. Kami ingat derbi memperebutkan gelar juara, tapi menurut saya derbi selalu memuat banyak tekanan, banyak kepribadian, dan gairah menjalani laga.”

“Pada klasemen musim lalu, dua tim kuat saling bertarung, dan sejak pertemuan pertama permainan berimbang. Insiden akan membuat perbedaan. Kami harus pintar membuat mereka mengikuti gaya permainan kami.”

Iklan
0