OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Evan Dimas sudah memastikan diri tidak bakal berseragam Bhayangkara FC pada musim depan. Namun, pelatih The Guardian Simon McMenemy yakin gelandang berusia 22 tahun tersebut tetap bisa sukses di klub yang baru.
Keyakinan McMenemy tersebut muncul karena merasa Evan mempunyai kemampuan yang luar biasa. Meski usianya masih muda pesepakbola asal Surabaya tersebut mampu mengatur ritme permainan tim dan pintar memberikan umpan.
Oleh karenanya, McMemeny tak mau menghalangi kepergian pemain yang identik dengan nomor 6 tersebut. Ia mendukung penuh keputusan Evan yang tidak melanjutkan masa depannya di Bhayangkara FC.
"Jadi kemanapun dia [Evan] pergi untuk musim selanjutnya saya yakin bakal jadi sesuatu yang sukses buat dia. Karena dia salah satu pemain yang sangat luar biasa dan Indonesia beruntung punya Evan," kata McMemeny.
McMemeny, melanjutkan mempunyai berbagai momen indah dengan Bhayangkara FC selama musim ini. Ia pun menyatakan tidak bisa menjabarkan satu per satu karena terlalu banyak hal spesial yang dilalui bersama pasukannya.
"Susah juga buat saya untuk memilih satu momen saja karena setiap pemain di klub ini mereka semua berkontribusi, mereka semua punya tugasnya masing-masing. Saya ingat di mana Awan [Setho] membuat penyelamatan bagus dan Paulo [Sergio] membuat passing bagus dan lain-lain," ujarnya.
Sayangnya, Bhayangkara FC tidak dapat menutup pertandingan terakhir Liga 1 musim ini dengan sempurna. The Guardian tumbang dari Persija Jakarta dengan skor 2-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (12/11).


