- Italia dua kali beruntun mendapat medali perunggu
- Roberto Mancini melakukan perombakan besar
- Federico Chiesa menjadi penentu kemenangan Italia
APA YANG TERJADI?
Italia mendapatkan hadiah hiburan setelah mengalahkan Belanda 3-2 di Stadion FC Twente, Minggu (18/6) malam WIB, dalam pertandingan memperebutkan medali perunggu UEFA Nations League 2022/23.
Pelatih Roberto Mancini melakukan tujuh perubahan dalam komposisi pemain di pertandingan ini. Skema 3-5-2 yang berujung kekalahan dari Spanyol di semi-final, diganti dengan formasi 4-3-3. Skema ini memberikan kesempatan kepada bek Torino Alessandro Buongiorno menjalani debutnya bersama tim nasional.
Italia berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu setelah Federico Dimarco menjebol gawang Belanda dengan memanfaatkan umpan Giacomo Raspadori saat laga baru berjalan enam menit. Kiper Justin Bijlow kembali memungut bola dari jalanya setelah Davide Frattesi menggandakan keunggulan di menit ke-20.
Steven Bergwijn sempat memperkecil ketertinggalan Belanda di menit ke-68. Namun Federico Chiesa kembali memperlebar keunggulan Italia selang empat menit kemudian. Gol Georginio Wijnaldum menjelang laga usai hanya memperkecil kekalahan Belanda.
GAMBARAN BESAR
Keberhasilan meraih medali perunggu merupakan yang kedua kalinya beruntun dilakukan Italia. Pada edisi 2021/22, Italia mendapatkan medali yang sama dengan mengalahkan Belgia 2-1 di Turin.
Italia mampu menguasai permainan sepanjang babak pertama, sehingga sukses melesakkan dua gol. Di lain sisi, Belanda sebetulnya mempunyai kans untuk mengejar ketertinggalan di paruh kedua yang membuat Italia berada di bawah tekanan. Namun tim besutan Ronald Koeman ini tidak bisa menghadirkan banyak ancaman berbahaya.
DALAM FOTO
SELANJUTNYA BUAT BELANDA DAN ITALIA
Setelah menuntaskan pertandingan Nations League, Italia dan Belanda selanjutnya berkonsentrasi menghadapi kualifiasi Piala Eropa 2024. Pertandingan yang melibatkan kedua tim ini baru berlangsung pada September mendatang. Italia menghadapi Makedoni Utara dan Ukraina, sedangkan Belanda melawan Yunani dan Irlandia.
