Arema Persebaya KanjuruhanGetty Images

Sikap Tegas Persis Solo Terkait Tragedi Kanjuruhan

Persis Solo mengeluarkan sikap resmi terhadap tragedi Kanjuruhan. Ada lima poin yang disampaikan klub yang bermarkas di Stadion Manahan tersebut.

Tragedi Kanjuruhan menjadi sejarah kelam sepakbola Tanah Air. 131 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Pemerintah bergerak cepat untuk menuntaskan tragedi Kanjuruhan dengan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD dipercaya sebagai ketua.

Sejauh ini Polri telah menetapkan enam tersangka dari tragedi Kanjuruhan. Satu di antaranya adalah direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

Selain itu, pemerintah bersama FIFA bakal membentuk tim transformasi sepakbola Indonesia. Selama proses tersebut berjalan FIFA akan berkantor di Tanah Air.

Berikut sikap Persis dikutip dari laman resmi klub:

1. Adanya forum lintas klub, panpel, dan aparat berwenang yang diinisiasi oleh operator liga dan federasi, untuk membahas reformasi standar operasional keamanan di dalam dan di luar stadion.

2. Adanya pihak yang harus bertanggungjawab atas insiden di Kanjuruhan, serta diproses hukum secara transparan dan seadil-adilnya.

3. Peniadaan jam kick-off yang terlalu malam, agar meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Federasi, operator, dan official broadcast harus mempertimbangkan rekomendasi dari klub yang berkoordinasi dengan panitia pelaksana dan aparat setempat.

4. Adanya reformasi sistematik di dalam kepengurusan ekosistem sepakbola Indonesia sebagai bentuk respons atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, sekaligus bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik.

5. Jika tuntutan tersebut urung bisa dipenuhi, Persis mengajukan mosi tidak percaya sebagai pernyataan sikap klub.

Iklan
0