Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), menguntuk kejadian yang terjadi di pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (6/10). Mereka menuntut agar (Komite Disiplin) PSSI bertindak tegas.
Dalam pertandingan yang berakhir buat kemenangan Arema FC dengan skor 1-0, masih terdengar nyanyi provokasi ke suporter Persebaya. Bahkan, satu orang pendukung Singo Edan masuk ke lapangan untuk memprovokasi pemain Green Force yang sedang pemanasan.
Lebih parah lagi, suporter tersebut merobek bendera Persebaya setelah wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan. Aksi tersebut merupakan bentuk tidak suka oknum Aremania kepada Persebaya.
Tak hanya itu saja, ribuan suporter Arema yang hadir ke stadion juga menerobos masuk ke lapangan. Untungnya, para pemain Persebaya tidak ada yang terluka karena langsung diamankan petugas menuju ruang ganti.
Kedua tim memang mempunyai hubungan yang kurang harmonis. Setiap kali bertemu suporter Arema dan Persebaya selalu saja berkelahi dan sudah beberapa nyawa melayang akibat kejadian tersebut.




Berikut sikap APPI atas kejadian tersebut:
- Bahwa APPI mengecam keras tindakan suporter yang bisa masuk ke dalam lapangan pertandingan karena dalam peraturan pertandingan, lapangan adalah area steril sehingga hal tersebut dapat membahayakan pemain dari tindakan tidak terduga supporter
- Bahwa Panitia Pelaksana pertandingan tidak siap dan tidak sigap dalam melaksanakan sistem keamanan pertandingannya sehingga gagal mencegah maupun menindak supporter yang melanggar masuk ke dalam pertandingan tersebut
- Bahwa insiden yang melibatkan supporter ini terjadi beruntun dan dalam kurun waktu yang tidak berjauhan, mengindikasikan tidak tepatnya putusan/sanksi yang diberikan oleh PSSI, oleh karenanya kami meminta adanya pemikiran dan penanganan jangka panjang yang dibuat oleh PSSI
- Mendesak Komdis PSSI memberikan sanksi yang tegas atas insiden ini terutama kepada oknum suporter yang terbukti jelas melakukan pelanggaran, provokasi hingga intimidasi hingga membahayakan pemain yang berada di lapangan
Goal Indonesia