N'Golo Kante mengaku telah menolak tawaran bekerja bersama Thomas Tuchel di Paris Saint-Germain tetapi pada akhirnya mereka sekarang bahu-membahu memburu sukses di Chelsea.
Kante adalah juara dua kali Liga Primer Inggris dan dianggap sebagai salah satu gelandang jangkar terbaik yang sekaran beredar di dunia.
PSG pernah mencoba mendatangkan kualitas top dari Stamford Bridge itu ke ibu kota Prancis saat masih dipimpin oleh Tuchel.
"Saya tahu, di masa lalu ada komunikasi dengan Paris Saint-Germain ketika dia jadi manajer, tetapi transfer ke sana bukan hal yang saya inginkan," ujarnya di laman resmi klub.
"Kepindahan itu pada akhirnya urung terjadi. Saya bahagia di Chelsea dan bertahan."
Pemain berusia 29 ini gemilang setelah didatangkan oleh Leicester pada 2015. Baru satu musim berlalu, the Blues tak bisa menahan diri untuk membawanya ke London seharga £32 juta.
Gelar EPL kemudian dinikmatinya pada musim debut bersama Chelsea sekaligus menyambar status Pemain Terbaik PFA.
Di level internasional, Kante berjaya bersama Prancis saat mereka merengkuh Piala Dunia 2018.
Pada Januari lalu, Tuchel mengaku pernah mencoba menerbangkan Kante ke Parc des Princes. "Sudah lama saya mengidamkan N'Golo Kante tetapi sekarang saya memilikinya di sini. Saya juga punya Olivier Giroud dan kami punya ide yang jelas."
"Saya selalu mengikuti perkembangan Liga Primer, baik itu saat masih di Dortmund atau Paris, jadi saya punya gambaran apa saja kemampuan para pemain di sini."
Kante terikat kontrak hingga musim panas 2023.
Belakangan cedera menjadi masalah bagi bintang asal Prancis itu namun dia berhasil mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi musim ini sekaligus mempertahankan status sebagai pemain reguler the Blues.




