Portugal jadi negara tujuan utama manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, dalam melanjutkan pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-19. Padahal, ada dua pilihan lainnya yakni Turki dan Spanyol untuk melaksanakan agenda tersebut.
Akan tetapi, TC lanjutan tersebut bisa terealisasi bila Piala Asia U-19 di Uzbekistan, pada 14 sampai 31 Oktober mendatang, ditunda. Saat ini PSSI masih menunggu keputusan dari AFC terkait hal itu.
Munculnya kemungkinan tersebut setelah federasi sepakbola Uzbekistan (UFA), mendapatkan surat dari AFC, yang mempertimbangan seluruh turnamen di Asia mulai dari Piala Asia U-16, Piala Asia U-19, hingga Piala Asia Futsal dijadwal ulang. Penyebabnya karena pandemi virus corona yang belum berakhir.
Berkaitan dengan surat yang dikirim tersebut, komite eksekutif AFC akan mengambil keputusan ideal tentang masalah ini. Jadwal ketiga turnamen di Asia tersebut bakal diumumkan dalam waktu dekat ini.
Timnas Indonesia U-19 bakal terlebih dahulu menggelar TC di Kroasia. Skuad Garuda Muda dijadwalkan bertolak ke negara tersebut pada hari ini, Sabtu (29/8) malam WIB.
Selama berada di Kroasia, timnas Indonesia U-19 tidak hanya berlatih saja. Bagas Kaffa dan kawan-kawan bakal berpatisipasi dalam turnamen yang berlangsung 2 sampai 8 September mendatang, yang diikuti Bulgaria, Arab Saudi, serta tuan rumah Kroasia.
PSSI"Saya memilih Portugal, karena memang terbatas visa untuk bertahan di Kroasia. Apalagi, kami bisa banyak melakukan pertandingan melawan tim-tim kuat di sana," ucap Tae-yong.
Sosok berusia 51 tahun tersebut mengaku senang, bisa membawa anak asuhnya TC ke Kroasia. Ia menyebut para pemain timnas Indonesia U-19 dapat pelajaran berharga dari agenda yang dilaksanakan ini.
"Terima kasih kepada PSSI dan ketua umum [Mochamad Iriawan] karena memberi kesempatan kepada pemain berlatih di luar negeri selama 50 hari," ujar pria asal Korea Selatan tersebut.
Sekitar Rp7 miliar dikeluarkan PSSI untuk memberangkatkan timnas Indonesia U-19 TC di Kroasia. Nominal tersebut belum termasuk uang saku para pemain yang dibawa.
Para pemain bakal mendapat penjagaan ketat selama menjalani TC di Kroasia. PSSI menyiapkan pengawal yang tugasnya mengikuti seluruh agenda timnas Indonesia U-19.
Kehadiran pengawal tersebut sudah terlihat sejak timnas Indonesia U-19, menjalani TC di Jakarta. Ada dua orang berbadan tegap dengan mengenakan jas, alat pendengaran di telinga serta kacamata hitam, ketika latihan di Stadion Madya, kemarin (28/8).
