Manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, mengungkap alasan selalu memakai formasi 4-4-2. Ia mau anak asuhnya mengerti betul dengan formasi yang diterapkannya.
Formasi 4-4-2, digunakan Tae-yong dalam dua pertandingan uji coba timnas Indonesia. Skuad Merah Putih berhasil mengalahkan TIRA Persikabo dua gol tanpa balas dan menekuk Bali United dengan skor 3-1.
Tae-yong juga menerapkan formasi tersebut ketika memegang timnas Indonesia U-19. Ia tak pernah mengubah formasi 4-4-2 saat pasukan Garuda Muda, menggelar uji coba di Kroasia.
"Mereka belum beradaptasi dengan baik pada formasi 4-4-2. Saya sudah membicarakannya dengan pemain. Kalau sudah beradaptasi baru kami akan menggunakan formasi lain," kata Tae-yong.
"Bisa formasi 4-3-3 atau 3-5-2 dengan tiga bek. Sejauh ini mereka belum adaptasi. Nanti akan ada saatnya kami menggunakan formasi lain," sosok berumur 51 tahun tersebut menambahkan.
PSSISelain itu, Tae-yong menyebut kekurangan timnas Indonesia bukan cuma masalah fisik dan mental. Ia merasa anak asuhnya belum terlalu agresif dalam merebut bola dari lawan yang dihadapi.
"Mungkin pertaruhkan nyawa untuk mendapat bola tidak ada. Gampang sekali kehilangan bola. Terkadang ambil sekali, akhirnya kelewat juga," ujar sosok berpasor Korea Selatan tersebut.
"[Duel] Satu lawan satu mudah sekali. Jadi tidak bisa cetak gol. Satu lawan satu, gampang dilewati sebagai pertahanan. Kalau diperbaiki satu demi satu, tim ini akan lebih baik dari sekarang," ia melanjutkan.
Saat ini para pemain timnas Indonesia sudah dipulangkan ke klubnya masing-masing. Tae-yong akan terus memantau performa mereka ketika bermain di Piala Menpora 2021.
Dijadwalkan Piala Menpora, digelar pada 21 Maret sampai dengan 25 April mendatang. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjadikan ajang tersebut, sebagai gambaran kepada kepolisian untuk kompetisi musim 2021.
Protokol kesehatan ketat diterapkan selama Piala Menpora berlangsung. Suporter dilarang datang ke stadion dan menggelar acara nonton bareng (nobar).
Arema FC kontra PSIS Semarang, ditunjuk sebagai pertandngan pembuka Piala Menpora. Duel tersebut dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo.
