Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menegaskan skuad Garuda tidak ingin sekadar menjadi peserta di putaran final Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar pada tahun depan.
Timnas senior terundi ke dalam Grup G bersama dengan raksasa Jepang, penguasa ASEAN, Vietnam, dan wakil Asia Barat, Irak. Di atas kertas, timnas senior bakal menemui kesulitan meladeni ketiga tim tersebut. Hal ini berkaca dari mereka yang berada di posisi terbawah ranking FIFA dibandingkan ketiga lawannya tersebut.
Tae-yong mengakui tim besutannya akan menghadapi jalan terjal untuk lolos ke fase knock-out. Namun Tae-yong menyatakan ingin membawa anak asuhnya melambung lebih tinggi.
“Pertama-tama, kami adalah tim yang berada di ranking terbawah. Jadi banyak orang berpikir kami hanya sekadar berpartisipasi,” ujar Tae-yong dalam wawancaranya dengan media Korea Selatan Best Eleven.
“Tapi saya tidak terlalu menaruh perhatian ke hal itu. Saya ingin menjadikan turnamen ini sebagai pijakan untuk melangkah lebih tinggi. Kami perlu melihat area mana saja yang perlu kami benahi.”
PSSITae-yong optimistis timnas senior bisa menjadi ancaman serius bagi ketiga lawan mereka. Menurut mantan pelatih Korsel di Piala Dunia 1998 ini, ia akan membentuk tim yang tak mudah dikalahkan.
“Tentu saja kami akan melalui pertandingan yang tak mudah. Saya tidak dalam posisi untuk sesumbar, tetapi saya masih berpikir Indonesia akan menjadi kuda hitam,” jelas Tae-yong.
“[Tapi] Kuda hitam ini tidak segelap kuda yang berwarna hitam yang membabi buta ingin menang. Menurut saya, ini adalah tim yang tidak akan mudah dikalahkan oleh tim lain. Kami mempunyai kemampuan dan stamina untuk menciptakan suasana yang bukan seperti Indonesia tempo dulu. Jadi saya pikir kami bisa lolos ke babak 16 besar.”
Tae-yong menambahkan, Piala Asia 2023 menjadi pertaruhan bagi pelatih asal Korsel yang berkarir di Asia Tenggara. Di samping Tae-yong, arsitek asal korsel lainnya adalah pembesut Malaysia, Kim Pan-gon.
“Saya pikir pelatih asal Korsel selalu bekerja keras untuk memenuhi tanggung jawab mereka. Dalam hal ini, saya menjadi perwakilan Korea,” ucap Tae-yong.
“Saya bangga menjadi pelatih timnas Indonesia. Jadi, saya mempunyai misi membuat pencapaian yang lebih besar lagi di sini. Saya ongin melakukan yang terbaik sampai akhir.”
