Kesuksesan Park Hang-seo dalam menukangi Vietnam tidak membuat pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong cemburu. Menurutnya, tidak ada gunanya iri dengan keberhasilan orang lain.
Hang-seo dan Tae-yong kerap kali dibandingkan. Penyebabnya, karena kedua orang tersebut berasal dari dari negara yang sama, Korea Selatan dan kini menjadi rival di Asia Tenggara.
Sejumlah prestasi telah diukir Hang-seo untuk Vietnam. Di antaranya adalah juara Piala AFF 2018, dua medali emas SEA Games (2019, 2021), hingga lolos ke putaran final Piala Asia 2023.
Sedangkan, Tae-yong belum mempersembah gelar buat timnas Indonesia. Ia hampir saja mengasih trofi Piala AFF 2020, namun dikalahkan Thailand pada final dengan agregat 6-2.
Selama membesut Vietnam, Hang-seo belum pernah dikalahkan Tae-yong. Terbaru, The Golden Star menghajar timnas Indonesia tiga gol tanpa balas pada penyisihan Grup A SEA Games 2021.
"Cemburu? Sayalah yang membawa Korea [Selatan] U-23 memenangkan tiket Olimpiade. Orang yang memimpin timnas Korea untuk bersaing di Piala Dunia, mengapa saya harus cemburu?" kata Tae-yong dikutip Zing News.
"Saya katakan ini bukan untuk membual masa lalu. Hanya saja saya tidak cemburu ketika seorang telah mencapai banyak kesuksean daripada saya untuk saat ini," Tae-yong menambahkan.
Sejatinya, Hang-seo dengan Tae-yong punya hubungan yang dekat. Mereka pernah bekerja sama sebagai pelatih dan pemain di timnas Korea Selatan serta klub K League 1.
Akan tetapi, semenjak Hang-seo memutuskan melatih Vietnam hubungannya dengan Tae-yong tak seperti dulu. Ada jarak antara mereka berdua.
"Jujur saya tidak merasa nyaman membicarakan hal ini [persahabatan dengan Hang-seo]. Kami sangat dekat, tapi sejak dia [Hang-seo] datang ke Vietnam dan menjadi pahlawan di sana, entah kenapa kami tidak sedekat dulu," ucapnya.
