Shin Tae-yongPSSI

Shin Tae-Yong Masih Heran Kasus Elkan Baggott

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, masih merasa tidak habis pikir Elkan Baggott, harus menjalani karantina. Menurutnya, ketidakhadiran pemain berusia 19 tahun tersebut memengaruhi pertahanan anak asuhnya saat melawan Vietnam.

Baggott terpaksa karantina karena satu pesawat dengan penumpang yang positif virus corona varian Omicron, ketika terbang dari London menuju Singapura, pada 7 Desember 2021. Ia baru diizinkan kembali ke skuad timnas Indonesia, 18 Desember mendatang.

Persoalan yang menimpa Baggott, membuat Tae-yong heran. Hal ini karena pilar Ipswich Town tersebut sudah membela timnas Indonesia saat mengalahkan Laos dengan skor 5-1.

Pemerintah Singapura, memberitahu Baggott, wajib karantina pada 13 Desember, atau dua hari sebelum laga kontra Vietnam. Makanya, Tae-yong harus mengubah persiapan yang telah dirancangnya.

"Memang ada masalah dengan Baggott. Jadi dia ikut bertanding lawan Laos, tapi tiba-tiba disuruh ke hotel lain untuk karantina, padahal kami semua ikuti prokes dengan baik sampai tes PCR 4 kali," kata Tae-yong.

“Kami sudah sama-sama dengan pemain dan staf, saya tak paham jujur, kenapa Baggott karantina," sosok berpaspor Korea Selatan tersebut menambahkan.

Dalam pertandingan kontra Vietnam, Tae-yong menerapkan parkir bus, sehingga lebih banyak mendapat tekanan. Hasilnya, timnas Indonesia mampu menahan tanpa gol juara bertahan Piala AFF tersebut, di Stadion Bishan, Rabu (15/12).

"Dengan alasan itu, pertahanan jadi lemah. Jadi mau tak mau 3 bek [Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga], gelandang pun fokus bertahan," ucapnya.

Meski bermain imbang, timnas Indonesia masih menduduki peringkat pertama klasemen Grup B Piala AFF. Pasukan Garuda unggul selisih gol dari Vietnam yang menguntit di bawahnya dengan poin serupa tujuh.

Iklan
0