Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong berharap skuad Garuda tergabung di Grup A bersama tuan rumah Qatar menjelang undian pembagian grup Piala Asia 2023 yang berlangsung, Kamis (11/5).
Qatar dipastikan menempati Grup A dengan statusnya sebagai tuan rumah. Qatar disebut sebagai tim terlemah di Pot 1 dibandingkan negara lainnya, seperti Korea Selatan, Jepang, Iran, Australia, dan Arab Saudi.
Namun Tae-yong tidak sependapat dengan anggapan itu. Tae-yong menilai Qatar merupakan salah satu tim terbaik di kawasan Asia, dan mereka menjadi lawan yang berat bagi timnas senior bila bertemu di Grup A.
Menurut Tae-yong, keinginannya berada di Grup A bukan berdasarkan penilaian tersebut, melainkan dari jadwal pertandingan yang bakal dijalani. Tae-yong berkaca dari pengalamannya di Piala Asia 2015 ketika Australia menjadi tuan rumah.
Saat itu, Korsel tergabung di Grup A bersama tuan rumah. Tae-yong yang berstatus sebagai asisten pelatih Korea Selatan Uli Stielike. Mereka berhasil menembus ke partai puncak sebelum akhirnya harus puas menjadi runner-up, karena ditaklukkan Australia di final.
“Berdasarkan pengalaman saya di Olimpiade dan Piala Dunia bersama Korsel di masa lalu, saya melihat masuk ke dalam Grup A merupakan yang terbaik, karena ada tim tuan rumah,” ujar Tae-yong dikutip laman Best Eleven.
“Jadwal Grup A yang diikuti negara tuan rumah menjadi kerangka kerja untuk melaju di sebuah turnamen. Jadi, jika Anda masuk grup A, Anda bisa mendapatkan jadwal yang paling menguntungkan.”
“Selama Piala Asia di Australia, saya mempunyai pengalaman yang bagus terkait jadwal yang lebih menguntungkan negara tuan rumah, Australia.”
Dalam kesempatan yang sama, Tae-yong mengungkapkan masa depannya bersama timnas senior, mengingat kontraknya akan berakhir pada Desember 2023. Di lain sisi, Piala Asia digulirkan pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024. Menurut Tae-yong, ia sudah berbicara dengan ketua umum PSSI Erick Thohir.
“Pembicaraan dengan presiden federasi sepakbola Indonesia Erick Thohir berakhir dengan bagus. Saya hanya berpikir saya harus melakukan apa yang harus saya lakukan,” ucap Tae-yong.
