Shin Tae-yong - Timnas IndonesiaGoal/Alvino Hanafi

'Dari 1996 Sampai Sekarang Masih Sama' - Shin Tae-Yong Soroti Kelemahan Timnas Indonesia

Tim nasional Indonesia ternyata masih memiliki kelemahan yang sama selama bertahun-tahun menurut pelatih Shin Tae-yong.

Menurut pengamatan juru taktik berusia 52 tahun, ada satu hal mendasar yang tampak tidak mengalami perubahan dari era ketika dirinya masih sebagai pemain.

Hal itu diutarakan Shin Tae-yong berdasarkan pengalamannya pernah menghadapi Indonesia di Piala Asia 1996. Saat itu, ia bermain sebagai gelandang Korea Selatan dan sukses mengalahkan Skuad Garuda dengan skor 4-2.

Apa kata Shin Tae-yong tentang kelemahan timnas Indonesia?

Dalam wawancaranya dengan kanal YouTube Sport77 Official, Shin Tae-yong ditanya mengenai pengalamannya menghadapi Indonesia dan diminta untuk mengungkapkan apa yang telah berubah dari timnas sejak saat itu.

"Menurut saya hampir sama saja. Jadi, pada 1996, saya pertama kali datang ke Indonesia. Saya melihat fisik pemain Indonesia lemah dan gaya permainannya dibagi menjadi dua," kata coach Shin, sapaan akrabnya.

"Artinya terbagi dalam dua bagian di lapangan. Lima pemain bertahan dan lima pemain menyerang. Gaya bermainnya seperti itu."

Tantangan bagi Shin Tae-yong untuk memperbaiki kelemahan timnas Indonesia

Karena mengetahui ada yang tidak berkembang dari kualitas timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan bahwa itu menjadi salah satu tantangan bagi dirinya untuk memperbaiki kelemahan pasukan Merah Putih di era modern ini.

"Untuk itu, saya berusaha mengubahnya dan para pemain saat ini banyak mengalami perubahan dan para suporter juga merasakannya sama seperti itu," lanjutnya.

"Itulah yang saya tahu sampai saat ini [tentang kelemahan timnas Indonesia yang harus diperbaiki]."

Di bawah asuhan Shin Tae-yong sejak 2020, timnas Indonesia memang mengalami progres yang cukup bagus.

Selepas menjadi finalis Piala AFF 2020, coach Shin sukses membawa Indonesia lolos ke Piala Asia edisi 2023 yang merupakan pencapaian pertama setelah lama absen sejak 2007.

Iklan
0