Keadaan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, mengkhawatirkan. Sosok asal Korea Selatan tersebut sedang menjalani perawatan dalam ruangan High Care Unit (HCU), di sebuah rumah sakit.
Tae-yong disebutkan PSSI terpapar virus corona setelah melakukan swab test polymerase chain reaction (PCR) beberapa hari lalu. Ia pun terpaksa dibawa ke rumah sakit karena kondisinya yang semakin parah.
Selain virus corona, ternyata Tae-yong juga mempunyai penyakit diabetes. Maka dari itu, eks pelatih Seongnam Ilhwa Chunma tersebut butuh perawatan yang lebih serius agar bisa cepat pulih.
PSSI sampai sekarang tidak memberitahukan kondisi Tae-yong seperti apa. Namun, federasi sepakbola nasional tersebut menggelar pengajian untuk mendoakan kesembuhan pada, Senin (22/3), yang menandakan sosok berusia 51 tahun tersebut dalam keadaan parah.
"Kalau tingkat keparahannya [Tae-yong] saya tidak tahu, tapi kalau dia dibawa ke HCU saya tahu. Karena adalah beberapa sumber yang mengatakan ke saya," kata sesmenpora Gatot S Dewa Broto, saat dihubungi awak media.
PSSIKedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan di Indonesia, hingga ikut ambil bagian dalam menangani kesembuhan Tae-yong. Gatot pun memahami dengan hal tersebut.
"Kalau Kedubes sampai turun tangan itu adalah hal wajar, sama saja seperti saat atlet-atlet Indonesia yang diurus Kedubes di Inggris saat ada insiden All England kemarin," ujarnya.
"Tingkat keparahannya tidak tahu, karena kami kan kemarin sibuk dengan All-England. Kami doakan saja semoga beliau cepat sembuh," alumni Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut menambahkan.
Selain Tae-yong, sejumlah asisten pelatih timnas Indonesia yang berasal dari Korea Selatan sempat terinfeksi virus corona. Akan tetapi, PSSI tak pernah mengungkapkan fakta tersebut kepada publik.
Entah apa yang membuat PSSI memilih untuk merahasiakannya. Padahal, terinfeksi virus corona bukan sebuah aib yang mesti dikubur dalam-dalam.
“Sejauh ini hanya Kim Jae-woo [asisten pelatih] yang dinyatakan negatif. Sebagian besar pelatih sekarang telah sembuh dari virus corona, dan selanjutnya mereka tetap mendapatkan hasil negatif,” ujar Tae-yong saat wawancara dengan Yonhap, setelah dinyatakan positif virus corona.
