Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Andong Science College, 4-2, di Haemaji Football Field, Korea Selatan, Kamis (21/4). Namun, pelatih Shin Tae-yong menyatakan masih banyak kekurangan yang wajib diperbaiki.
Duel versus Andong Science College merupakan uji coba perdana timnas Indonesia U-23 di Korea Selatan. Adapun empat pemain yang mencetak gol dalam laga tersebut yakni Irfan Jaya, Muhammad Ridwan, Ronaldo Kwateh, dan Irfan Jauhari.
Mengoper bola menjadi satu di antara kekurangan yang masih terlihat. Para pemain timnas Indonesia U-23 kerap kali kurang pas dalam memberikan bola.
"Memang para pemain sangat bekerja keras untuk pertandingan ini, tapi masih banyak kekurangan, dari rasa permainan, waktu, dan operan juga masih kurang," kata Tae-yong.
"Para pemain menjalani latihan tiga kali sehari, jadi masih berat bagi pemain [belum terbiasa]. Jadi hasil pertandingan ini lumayan," Tae-yong menambahkan.
Selain itu, Tae-yong menjelaskan penyelesaian akhir masih menjadi kelemahan utama anak asuhnya. Berulang kali kesempatan yang ada di depan mata gagal menjadi gol.
"[Evaluasi] Pertama jaga jarak, cari ruang kosong di belakang, dan membuat peluang-peluang yang baik," ujar sosok berusia 51 tahun tersebut.
"Karena ada masih ada beberapa kali uji coba, para pemain melakukan pengkondisian. Pemain yang cedera lakukan terapi. Para pemain harus membuat organisasi lebih baik lagi," ia melanjutkan.
Masih ada dua laga uji coba yang dimainkan timnas Indonesia U-23 di Korea Selatan. Pohang Steelers (23/4) dan Daejeon Hana Citizen (27/4) menjadi lawan yang dihadapi.
Pemusatan latihan (TC) dan uji coba di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan timnas Indonesia U-23 menuju SEA Games 2021. Dalam ajang tersebut skuad Garuda Muda menempati Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
