Luciano Valente menatap positif pekan-pekan pertama Giovanni van Bronckhorst di Feyenoord. Namun, ini memang butuh penyesuaian, terutama bagi Shaqueel van Persie, yang melihat ayahnya pergi dari jabatan pelatih kepala.
"Shaqueel menghadapinya dengan sangat baik, itu juga terlihat dari dirinya. Saya pernah beberapa kali membicarakan hal itu dengannya. Dia juga bilang: pada akhirnya saya hanya seorang pesepakbola. Shaqueel sebenarnya mengatakan persis sama seperti yang selalu saya katakan: dalam sepak bola, memang ada kalanya seorang pelatih pergi," jelas Valente kepada ESPN.
"Bagi dia ini spesial, karena itu ayahnya tentu saja," lanjut sang gelandang. "Jadi hal ini dibuat jadi lebih besar. Namun dia menghadapinya dengan sangat baik. Kami bahkan tidak perlu membantunya dalam hal itu."
Valente merasa sangat nyaman dengan Van Bronckhorst di kursi pelatih. "Saya benar-benar merasakan energi yang positif. Saya sangat positif dengan cara kami bekerja sebagai tim. Latihannya berada di level tinggi dan intensitasnya sangat tinggi. Itu juga membuat sepak bola jadi lebih menyenangkan."
"Kami berlatih hampir sepanjang pekan dan pada akhir pekan sering ada pertandingan. Kami harus menjaga atmosfer dalam latihan dan di luar lapangan tetap baik bersama-sama. Kalau begitu, ini bisa menjadi musim yang sangat indah. Syarat-syaratnya jelas ada," ujar pemain Feyenoord yang penuh harapan itu.
Bahwa Valente bisa bekerja sama dengan baik dengan Van Persie, tidak menjadi masalah dalam relasinya dengan Van Bronckhorst. "Tidak, saya tidak merasa itu sulit. Saya akan selalu jujur soal itu. Seperti yang lebih sering saya katakan: hubungan saya dengan Robin van Persie bagus dan sekarang saya juga punya itu dengan Gio. Pada akhirnya Anda adalah pesepakbola dan harus saling mempertimbangkan serta saling membantu."
"Kami ingin menjadi juara dan untuk itu Anda harus saling bertukar pikiran. Saya tahu bagaimana sepak bola bekerja, jadi Anda bisa lebih cepat menerima sebuah pemecatan. Itu memang terjadi. Pada akhirnya semua orang kembali menemukan jalan dan tempatnya, lalu Anda saling menginginkan yang terbaik," tutup gelandang Feyenoord itu.


