Roberto De Zerbi Ukraine RussiaGetty/GOAL

"Kami Bangun Pagi & Ledakan Terdengar" - Pelatih Shakhtar Donetsk Roberto De Zerbi

Pelatih Shakhtar Donetsk, Roberto de Zerbi, dilanda kecemasan pasca-Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan invasi ke Ukraina, Rabu (23/2) waktu setempat.

De Zerbi menggambarkan suasana kota Donetsk yang mencekam menyusul operasi militer khusus Rusia tersebut.

Dalam sejumlah laporan, suara ledakan telah terdengar di Kramatorsk, diikuti tembakan artileri di Kharkiv, Odessa, Mariupol, dan ibu kota Kiev.

Sementara itu, Donetsk [dan Luhansk] menjadi wilayah Ukraina Timur yang ditargetkan Rusia untuk bergabung ke Moskow.

“Kami bukan pahlawan, tapi kami benar-benar khawatir,” ucap De Zerbi kepada Sky Italia, Kamis (24/2).

“Hari ini kami bangun pagi dan mendengar dentuman dan ledakan di sekitar kami,” tutur mantan juru taktik Sassuolo itu.

“Kami baik-baik saja, tapi situasinya tegang. Kami ingin tahu bagaimana nasib kami selanjutnya,” pungkasnya.

Imbas status darurat nasional ini, Federasi Sepak Bola Ukraina (UAF) resmi menghentikan Liga Ukraina dalam jangka waktu minimal 30 hari.

Adapaun di klasemen sementara, Donetsk masih menempati puncak klasemen, unggul dua poin atas juara bertahan Dynamo Kiev di urutan kedua.

Iklan