Seto Nurdiantoro - Pelatih PSS SlemanAurelius Balakosa

Seto Nurdiyantoro Sebut Pemain PSS Sleman Kelelahan


LIPUTAN   BUDI CAHYONO     DARI   SLEMAN

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menilai faktor kebugaran pemain menjadi penyebab tim besutannya menelan kekalahan 3-0 dari tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo kemarin sore.

Seto mengatakan, pemain tampil di bawah performa terbaik mereka. Hal itu tak lepas dari minimnya masa recovery pemain membuat mereka keteteran meladeni permainan cepat PSIS. Seto kemungkinan akan melakukan rotasi saat menjamu Bali United, Rabu (6/11).

“Sebenarnya jalannya pertandingan menarik, saling menyerang. Tapi beberapa pemain yang tampil di bawah performa mungkin karena recovery yang sangat pendek akibat padatnya jadwal,” ulas Seto.

“Lawan Bali recovery kami juga cukup sedikit. Kemungkinan kami melakukan rotasi. Tapi saya ingin lihat lebih dulu ke depannya bagaimana.”

Soal penalti yang terjadi karena Claudir Marini diganjal Jajang Sukmara, Seto memberikan pemahaman kepada pemain mengenai keputusan wasit menunjuk titik putih, sehingga bisa dikonversi menjadi gol oleh Wallace Costa.

“Sepeti yang saya bilang di babak pertama, ada beberapa pemain di bawah performa. Saya harus mengarahkan ke pemain yang sesuai dengan kondisi fisik. Belajar bagaimana mengantisipasi kecepatan permainan PSIS,” ucapnya.

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

Sementara itu, winger Rangga Muslim mengatakan, permainan kedua terbuka untuk mencetak gol. Namun PSIS lebih bisa memanfaatkan peluang, dan memenangi pertandingan.

“Kami ingin menang. Tertinggal satu gol membuat kami semakin bersemangat mencetak gol balasan. Kami harus banyak belajar lagi dari kekalahan ini. Pemain sudah maksimal, tetapi hasil belum memuaskan,” kata Rangga. (gk-18)

Iklan